Jumat, 30 Januari 2026

Pemprov Banten
per

Efek Cetar, Andra Soni: Revolusi Keamanan Polres Tangsel yang Memukau Banten

pemberian penghargaan atas program Cetar
Gubernur Banten Andra Soni, memberikan apresiasi tinggi dan penyerahan piagam penghargaan kepada Kapolres Tangsel dan jajarannya atas inovasi dalam menjaga Kamtibmas pada, Minggu (4/1/26)
TANGERANG SELATAN, bantensatu.id – Di fajar tahun 2026, sebuah narasi baru tentang keamanan publik sedang ditulis di Tangerang Selatan (Tangsel). Bukan melalui pendekatan represif yang kaku, melainkan lewat sentuhan preventif yang memanusiakan. Gubernur Banten, Andra Soni, secara khusus memberikan apresiasi tertinggi kepada Polres Tangerang Selatan atas keberhasilan menjaga “Miniatur Indonesia” ini tetap kondusif melalui sinergi intelijen sosial dan pembinaan generasi muda.
Dalam kunjungan resminya ke Mapolres Tangsel, Minggu (4/1/2026), Gubernur Andra Soni menegaskan bahwa keamanan di wilayah penyangga Jakarta seperti Tangsel tidak bisa hanya mengandalkan patroli fisik.
“Tangsel adalah etalase keberagaman nasional. Mengelola keamanan di sini butuh kecerdasan emosional dan koordinasi lintas batas. Saya bersyukur, komunikasi antara Pemprov, Pemerintah Kota, dan Polres Tangsel sangat cair. Ini adalah kunci mengapa Banten tetap stabil meski di tengah dinamika aglomerasi,” ujar Andra Soni di hadapan Kapolres Tangsel, AKBP Victor D. H. Inkiriwang.
Salah satu poin krusial yang disorot adalah Program Cetar (Cegah Tawuran). Gubernur menekankan bahwa pola kenakalan remaja tahun 2026 telah bertransformasi—tidak lagi mengenal waktu dan sering dipicu oleh gesekan di dunia maya yang tumpah ke jalanan.
Mengingat siswa SMA/SMK berada di bawah naungan Provinsi, Andra Soni memandang Program Cetar sebagai mitra strategis pendidikan.
“Polisi kini hadir bukan untuk menangkap anak-anak kita, tapi untuk memeluk mereka sebelum mereka melakukan kesalahan yang merusak masa depannya,” tambahnya dengan nada humanis.
Efektivitas kepemimpinan AKBP Victor D. H. Inkiriwang terukur secara kuantitatif. Melalui pendekatan yang humanis namun tegas, berikut adalah capaian prestisius Polres Tangsel yang dirangkum per awal tahun 2026.
 Statistik Keberhasilan Program Unggulan (Data Internal 2025/2026)
Aspek Penilaian Indikator Keberhasilan Dampak di Masyarakat
Program Cetar 6.625 Kegiatan Pembinaan Penurunan angka tawuran hingga 60%
Fatalitas Kekerasan Penurunan Korban Jiwa/Luka Berat Turun signifikan sebesar 40%
Siskamling Terpadu 328 Titik Mandiri Terintegrasi Peningkatan rasa aman warga di malam hari
Patroli Preventif Konsistensi Operasi 24 Jam Penurunan angka Curanmor dan gangguan jalanan
Kesuksesan Tangsel menjadi referensi penting bagi Polres lain di wilayah hukum Polda Banten maupun Polda Metro Jaya. Terdapat tiga pilar edukatif yang bisa dipetik dari model ini, yakni Mengutamakan penyuluhan di sekolah sebelum insiden terjadi, melibatkan masyarakat sebagai “pemilik” keamanan lingkungannya sendiri (Polisi Masyarakat) dan menghapus ego sektoral antara Pemerintah Daerah dan Kepolisian untuk penanganan masalah sosial.
Kapolres Tangsel, AKBP Victor D. H. Inkiriwang, menyatakan bahwa kehadiran Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, dalam kunjungan ini juga memberi sinyal bahwa keamanan dimulai dari unit terkecil, yaitu keluarga.
“Kami berterima kasih atas dukungan penuh Bapak Gubernur. Penurunan 60% angka tawuran bukan sekadar statistik bagi kami, tapi berarti ada ribuan masa depan anak muda yang terselamatkan dari jeratan hukum,” ungkap Victor.
Apresiasi dari Gubernur Andra Soni ini menjadi alarm positif bagi seluruh jajaran kepolisian di Banten. Di awal 2026, pesan yang dikirimkan sangat jelas: Polisi yang berhasil bukan lagi mereka yang paling banyak memenjarakan orang, melainkan mereka yang paling berhasil mencegah warganya menjadi korban maupun pelaku kejahatan.
Tangsel telah membuktikannya. Kini, publik menanti apakah model “Cetar” ini akan segera direplikasi secara masif di kabupaten/kota lain demi mewujudkan Banten yang lebih aman, nyaman, dan bermartabat. (Dudy Arifin)

Tags

Terkini