Jumat, 30 Januari 2026

Pemprov Banten
per

Revolusi Air Bersih Tangerang 2026, Maesyal Rasyid Dorong Ekspansi Pantura

Bupati Maesyal mendorong manajemen Perumdam TKR untuk terus melahirkan terobosan yang melampaui standar operasional biasa
Bupati Maesyal mendorong manajemen Perumdam TKR untuk terus melahirkan terobosan yang melampaui standar operasional biasa
KABUPATEN TANGERANG, Banten Satu – Air bersih adalah hak dasar yang menjadi fondasi kesejahteraan masyarakat. Menyadari hal tersebut, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid melakukan kunjungan strategis ke Kantor Perumdam Tirta Kerta Raharja (TKR) pada Senin (12/1/2026). Dalam kunjungan tersebut, Bupati menegaskan bahwa tahun 2026 bukan sekadar tahun kalender baru, melainkan momentum bagi “Revolusi Pelayanan” di sektor penyediaan air minum.
Bupati Maesyal mendorong manajemen Perumdam TKR untuk terus melahirkan terobosan yang melampaui standar operasional biasa. Fokus utama tahun ini adalah ekspansi masif ke wilayah Pantai Utara (Pantura) Tangerang, dengan target ambisius menambah 40 hingga 50 ribu pelanggan baru.
Keberhasilan Perumdam TKR mempertahankan predikat terbaik nasional selama lima kali berturut-turut tidak membuat Bupati lengah. Ia menekankan bahwa kedisiplinan dan kecepatan merespons keluhan adalah indikator utama moralitas perusahaan.
“Prestasi adalah pengingat bahwa ekspektasi publik semakin tinggi. Saya mengapresiasi penurunan pengaduan di tahun 2025, namun di tahun 2026 ini, saya ingin melihat setiap keluhan warga direspons dalam hitungan jam, bukan lagi hari. Air bersih tidak bisa menunggu,” tegas Maesyal Rasyid di hadapan jajaran Direksi dan Dewan Pengawas.
Pentingnya ketersediaan air bersih juga disoroti dari sudut pandang keselamatan lingkungan oleh otoritas wilayah tetangga. Mengingat krisis air bersih seringkali berkelindan dengan isu sanitasi dan bencana lingkungan, koordinasi lintas sektor menjadi kunci.
Menutup arahannya, Bupati Maesyal menekankan pentingnya sinergi internal antara direksi dan pegawai. Ia berharap reputasi terbaik Perumdam TKR dijaga bukan dengan rasa bangga semata, melainkan dengan dedikasi nyata di lapangan. Target penambahan sambungan langganan di wilayah Pantura dan wilayah lainnya diharapkan menjadi bukti bahwa pemerintah hadir hingga ke pintu-pintu rumah warga yang paling membutuhkan.
Dengan komitmen ini, Kabupaten Tangerang bersiap mengukuhkan diri sebagai pelopor tata kelola air bersih yang inklusif dan humanis di Indonesia pada tahun 2026.(Agam Wijaya)

 

 

Baca juga: Stok Blangko KTP-el di Lebak Menipis, Disdukcapil Pacu Aktivasi IKD sebagai Solusi Digital Transformatif

Tags

Terkini