Jumat, 30 Januari 2026

Pemprov Banten
per

Nakes RSUD Kota Serang Terjang Arus Deras dan Gendong Pasien di Tengah Kepungan Banjir

RSUD Kota Serang banjir, petugas medis selamatkan pasien
SERANG, bantensatu.id – Krisis kesehatan akibat cuaca ekstrem melanda Ibu Kota Provinsi Banten di awal tahun 2026. Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Kota Serang di Kelurahan Penancangan dilaporkan lumpuh total setelah terendam banjir akibat luapan sungai dan drainase sejak Senin (12/1/2026) hingga Selasa (13/1/2026) pagi.
Di tengah arus air yang cukup deras, terekam momen dramatis saat para tenaga medis (nakes) dan petugas keamanan berjibaku menyelamatkan nyawa pasien. Tanpa ragu, para perawat menerjang genangan setinggi lutut hingga pinggang dewasa demi mengevakuasi pasien dari ruang rawat dasar menuju area yang lebih aman
.
Evakuasi Dramatis Nakes RSUD Serang
Pantauan di lokasi menunjukkan pemandangan mengharukan; beberapa nakes terpaksa menggendong pasien lansia dan anak-anak melintasi selasar yang sudah berubah menjadi aliran sungai., terlebih Live streaming hadir di medsos yakni Nakes, Security dan relawan tak dikenal identitasnya karena tak memakai seragam menggunakan perahu karet untuk mengangkut pasien prioritas dan alat medis vital , memancing simpati publik nasional.

Direktur RSUD Kota Serang, dr. Muhibbatullah, mengonfirmasi bahwa air mulai merangsek masuk ke area vital pada pukul 03.00 WIB dini hari. Pihaknya langsung mengambil langkah cepat untuk mengamankan pasien kritis.
“Prioritas utama kami adalah keselamatan nyawa. Seluruh pasien di lantai dasar telah kami pindahkan ke bangsal yang lebih tinggi. Kami pastikan alat medis vital seperti ventilator dan pasokan oksigen tetap berfungsi optimal meski mobilitas sangat terbatas akibat arus kuat di area parkir dan lobi,” tegas dr. Muhibbatullah.

Banjir ini tidak hanya melumpuhkan rumah sakit, tetapi juga merendam ratusan rumah di enam kecamatan. Kepala Pelaksana BPBD Kota Serang, Diwi Utari, menyatakan tim reaksi cepat telah disiagakan di titik-titik krusial, terutama fasilitas publik.
“Personel kami sudah di lokasi sejak subuh. Kendala utama adalah arus deras di jalur masuk RSUD. Kami fokus pada evakuasi pasien yang butuh rujukan segera ke rumah sakit lain yang tidak terdampak, serta menyiagakan pompa mobile untuk menyedot genangan di area vital,” jelas Diwi.
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serang telah meninjau lokasi secara langsung guna memastikan bantuan logistik dan medis tersalurkan. Saat ini, layanan IGD RSUD Kota Serang dialihkan secara terbatas ke fasilitas kesehatan lain yang bekerja sama dengan Pemerintah Kota Serang.

Hingga Selasa (13/1) pukul 09.00 WIB, hujan dengan intensitas ringan masih mengguyur wilayah Serang. Meski air di beberapa titik dilaporkan mulai surut, warga diminta tetap waspada terhadap potensi banjir susulan akibat fenomena cuaca awal tahun 2026. (Ajie Pangestu)

Tags

Terkini