Minggu, 05 April 2026

per

Menelusuri Jejak Sang Guru Pejuang di Tengah Modernitas Cisauk

KABUPATEN TANGERANG, BantenSatu News – Di tengah deru pembangunan yang kian pesat di wilayah Cisauk, Desa Suradita sejenak larut dalam kekhusyukan doa. Minggu malam (29/03/2026), ribuan masyarakat bersimpuh merayakan Haul ke-74 Abuya Nawawi, sosok ulama karismatik yang bukan sekadar pemimpin spiritual, melainkan mercusuar bagi para pejuang kemerdekaan di masanya.
Kehadiran Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, di tengah jamaah memberikan penegasan bahwa ingatan kolektif terhadap jasa pahlawan lokal adalah fondasi moral bagi pembangunan daerah. Dalam sambutannya yang sarat akan nilai humanis, Maesyal menyebut haul ini bukan sekadar seremoni pengingat kematian, melainkan panggung untuk menghidupkan kembali idealisme perjuangan sang tokoh.
“Kegiatan ini bukan hanya untuk mengenang jasa dan perjuangan Abuya Nawawi sebagai sesepuh dan guru kita, tetapi menjadi momentum untuk terus membina, melanjutkan, dan meneruskan kiprah beliau bagi kemaslahatan umat,” ujar Bupati Maesyal Rasyid dengan penuh takzim.
Abuya Nawawi dikenal sebagai tokoh sentral di Desa Suradita yang menjadi rujukan bagi para pejuang Negara Republik Indonesia kala itu. Perannya sebagai pendidik sekaligus pemberi arah strategi menjadikannya sosok yang tak terpisahkan dari sejarah perjuangan bangsa di tanah Tangerang.
Maesyal mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak membiarkan warisan keteladanan ini menguap ditelan zaman. Ia mendorong sinergi antara nilai-nilai keagamaan dengan partisipasi aktif dalam pembangunan daerah yang selaras dengan perkembangan zaman.
“Perjuangan beliau adalah suri teladan. Mari kita bersinergi dalam pembinaan umat dan pembangunan, memastikan amanah yang kita emban hari ini memberikan manfaat seluas-luasnya,” tambahnya.
Menutup rangkaian acara di tengah suasana hangat bulan Syawal 1447 H, Bupati Maesyal juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada warga. Ia meminta dukungan spiritual dari para ulama dan tokoh masyarakat agar program pembangunan di Kabupaten Tangerang tetap berjalan di atas rel kesejahteraan rakyat.
Peringatan Haul Abuya Nawawi menjadi pengingat bahwa kemajuan fisik sebuah kota akan kehilangan jiwanya tanpa penghormatan terhadap akar sejarah dan bimbingan spiritual para pendahulunya.
Penulis : Agam Wijaya
Editor: Armand

Tags

Terkini