Minggu, 05 April 2026

per

Sinergi Andra Soni Wujudkan Kenyamanan Idulfitri 1447 H

Gubernur Banten Andra Soni saat memberikan keterangan pers mengenai kesiapan wisata Lebaran 2026 di Serang.
Gubernur Banten, Andra Soni, saat memantau situasi pasca-salat Idulfitri di Kota Serang, Sabtu (21/3/2026). Ia menegaskan peralihan fokus pengamanan dari arus mudik Pelabuhan Merak menuju destinasi wisata pesisir.
SERANG, BantenSatu News – Di bawah langit cerah Alun-alun Barat Kota Serang, Sabtu (21/3/2026), Penjabat Gubernur Banten, Andra Soni, menegaskan komitmen pemerintah dalam mengawal momentum sakral Idulfitri 1447 Hijriah. Banten, yang memegang peran krusial sebagai pintu gerbang penghubung Pulau Jawa dan Sumatera, tahun ini mencatatkan sejarah baru dalam manajemen arus mudik dan lonjakan kunjungan wisatawan yang diprediksi menembus angka 2 juta jiwa.
Setelah berhasil memfasilitasi kelancaran arus mudik di Pelabuhan Merak yang menjadi titik nadi pergerakan nasional, Pemerintah Provinsi Banten kini mengalihkan fokus secara presisi ke sektor pariwisata. Gubernur Andra Soni menyatakan bahwa keberhasilan pengamanan mudik merupakan fondasi utama bagi fase berikutnya, yakni pelayanan wisatawan.
“Fokus awal kita adalah memastikan saudara-saudara kita bisa mudik dan melaksanakan salat Id dengan khidmat. Kini, prioritas kami adalah menjamin keselamatan warga di seluruh destinasi wisata unggulan,” ujar Andra Soni dengan nada optimistis.
Data lapangan menunjukkan kepadatan mulai terlihat pada H+1 Lebaran. Kawasan pesisir seperti Anyer, Cinangka, Carita, hingga Sawarna tetap menjadi magnet utama bagi warga Jabodetabek. Tercatat, sebanyak 30.000 kendaraan telah memasuki wilayah Pandeglang, sementara Kabupaten Lebak dan Serang masing-masing menargetkan kunjungan hingga 300 ribu wisatawan.
Fenomena ini bukan sekadar angka statistik, melainkan motor penggerak ekonomi rakyat. Dengan proyeksi perputaran uang mencapai Rp800 miliar, libur Lebaran 2026 diharapkan mampu memberikan dampak kesejahteraan yang signifikan bagi masyarakat lokal.
Meski antusiasme tinggi, Gubernur tetap memberikan perhatian khusus pada aspek keselamatan. Merespons insiden di Pantai Sawarna yang melibatkan wisatawan asal Jakarta, pemerintah mempertebal personel patroli dan memperketat pengawasan di titik-titik rawan ombak.
“Kami bekerja lintas sektor—mulai dari kepolisian hingga relawan—melalui koordinasi ‘Siaga Wisata’. Kami ingin Banten menjadi rumah yang aman bagi siapa pun yang datang merayakan kemenangan ini,” tambahnya.
Andra Soni menutup pesannya dengan imbauan agar masyarakat tetap merujuk pada informasi resmi pemerintah dan mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Sinergi antara perencanaan yang matang dan kepatuhan masyarakat diharapkan menjadikan Lebaran tahun ini sebagai momentum kebangkitan pariwisata Banten di kancah nasional.(Yanuar Sanusi/ARM)

Tags

Terkini