Senin, 19 Oktober 2026

Terapkan RBKP, KRIS, hingga iDRG untuk Tingkatkan Standar Layanan Kesehatan Nasional

bantensatu.id-Akselerasi pemantapan reformasi jaminan kesehatan nasional dan penguatan instrumen layanan medis berstandar tinggi di tingkat daerah terus dikawal secara intensif. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menetapkan Kota Makassar sebagai salah satu lokasi uji coba reformasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang mencakup penerapan Rujukan Berbasis Kemampuan Pelayanan (RBKP), Kelas Rawat Inap Standar (KRIS), dan sistem pembayaran Indonesian Diagnosis Related Groups (iDRG) sebelum diterapkan secara nasional, usai diumumkan dalam kunjungan kerja Dirjen Kesehatan Lanjutan Kemenkes Azhar Jaya di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Jumat (02/10/2026). Langkah makro transformasi sistem rujukan yang lebih fleksibel dan akurat ini ditempuh murni sebagai draf kompas arah taktis jajaran pemerintah guna menghadirkan ekosistem kesehatan yang instan, aman, andal, berkomitmen tinggi, berkelanjutan, and bugar dari hulu hingga ke hilir.

Dalam kunker peninjauan kesiapan infrastruktur dan SDM yang dihadiri oleh Dirjen Azhar Jaya, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, serta Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, terungkap bahwa uji coba ini juga serentak dilaksanakan di Kota Bandung, Kabupaten Tulungagung, dan Kabupaten Muara Enim. Jajaran dinas kesehatan, kepala puskesmas, serta para tenaga medis tapak terus diimbau untuk tegap mengawal seluruh operasional skrining dan perawatan agar berjalan transparan, profesional, and berwibawa.

Pemerintah bersama jajaran instansi pusat dan daerah menegaskan bahwa seluruh tata kelola fasilitas rujukan berbasis kompetensi, draf penyusunan standarisasi ruang rawat inap maksimal empat tempat tidur berpemanas/berfasilitas lengkap, hingga validasi akurasi data iDRG wajib bersandarkan penuh pada prinsip akuntabilitas yang tinggi, bersih, transparan, and terbuka. Manajemen penyelenggaraan kesehatan makro ini dipastikan harus dikelola secara berwibawa serta higienis dari segala draf muatan kelalaian data, praktik birokrasi yang lambat, and draf tindakan yang tidak produktif. Setiap draf progres layanan dibuka secara terbuka guna mengunci ketertelusuran efektivitas program agar terekam secara akurat and bersih.

Baca juga: Tekan Pengangguran Lewat Job Fair Rutin dan Tangerang Cakap Kerja

Sinergi koridor kesehatan nasional dan kolaborasi lintas instansi yang harmonis antara Kemenkes, Pemprov Sulawesi Selatan, Pemkot Makassar, fasilitas kesehatan tapak, BPJS Kesehatan, and seluruh elemen masyarakat ini optimistis mampu mewujudkan pemerataan mutu pelayanan secara sehat. Keberhasilan mematangkan fondasi hulu transformasi JKN ini diproyeksikan menjadi draf jangkar penggerak utama dalam mengawal fajar kemakmuran spu tingkat martabat daerah yang sehat, kuat, bugar, jujur, serta bermartabat penuh di masa depan. Melalui bimbingan tata pamong teknologi yang bersih, pengawasan kepatuhan standardisasi fasilitas siap dikawal ketat demi menjamin ketertiban tata ruang kesehatan secara tertib and asri.

“Makassar ini infrastrukturnya sudah cukup siap, SDM-nya juga mumpuni. Kemudian ada rujukan yang cukup lengkap mulai dari puskesmas hingga rumah sakit vertikal. Lewat koordinasi tata pamong pemerintahan yang bersih, transparan, terbuka, and akuntabel, seluruh draf instrumen kebijakan and integrasi data ekosistem kesehatan ini akan terus kami kawal ketat agar berjalan secara berwibawa, sehat, tertib, and higienis,” urai Dirjen Kesehatan Lanjutan Kemenkes Azhar Jaya dalam taklimat resminya, Oktober 2026.

Baca juga: Cegah Stunting dan TBC dari Hulu

Tags

Terkini