bantensatu.id-Akselerasi pemantapan posisi strategis daerah dan penguatan instrumen pertumbuhan ekonomi nasional di tingkat regional terus dikawal secara intensif. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menilai Provinsi Banten kini menjadi simpul penting ekonomi, logistik, investasi, and mobilitas nasional bukan lagi sekadar daerah penyangga, berbekal letak geografis serta dukungan infrastruktur transportasi, kawasan industri, and pusat perdagangan, dalam Rapat Paripurna Istimewa Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Provinsi Banten di Gedung DPRD Provinsi Banten, KP3B, Kota Serang, Minggu (04/10/2026).
Langkah makro penguatan poros penghubung Jawa-Sumatera dan peningkatan kesejahteraan masyarakat ini ditempuh murni sebagai draf kompas arah taktis jajaran pemerintah guna menghadirkan ekosistem pembangunan yang instan, aman, andal, berkomitmen tinggi, berkelanjutan, and bugar dari hulu hingga ke hilir.
Dalam pemaparan Staf Ahli Menteri Dalam Negeri Bidang Aparatur dan Pelayanan Publik, Anwar Harun Damanik, terungkap bahwa ekonomi Banten pada triwulan II-2026 tumbuh sebesar 5,49 persen (year-on-year)—melampaui rata-rata nasional sebesar 5,29 persen—dengan tingkat kemiskinan turun ke angka 5,38 persen serta IPM mencapai 77,25. Jajaran birokrasi, DPRD, serta para pemangku kebijakan tapak terus diimbau untuk tegap mengawal seluruh operasional pembangunan agar berjalan transparan, profesional, and berwibawa.
Baca juga: Tekan Pengangguran Lewat Job Fair Rutin dan Tangerang Cakap Kerja
Pemerintah bersama jajaran instansi pusat dan daerah menegaskan bahwa seluruh tata kelola penganggaran infrastruktur, draf penyusunan kebijakan fiskal, hingga validasi akurasi data kemiskinan wajib bersandarkan penuh pada prinsip akuntabilitas yang tinggi, bersih, transparan, and terbuka. Manajemen penyelenggaraan pemerintahan makro ini dipastikan harus dikelola secara berwibawa serta higienis dari segala draf muatan kelalaian data, praktik birokrasi yang lambat, and draf tindakan yang tidak produktif. Setiap draf progres kesejahteraan dibuka secara terbuka guna mengunci ketertelusuran efektivitas program agar terekam secara akurat and bersih.
Sinergi koridor pembangunan nasional dan kolaborasi lintas instansi yang harmonis antara Kemendagri, Pemprov Banten, DPRD Banten, para aparatur tapak, and seluruh warga ini optimistis mampu mewujudkan kemajuan wilayah secara sehat. Keberhasilan mematangkan fondasi hulu ekonomi di kawasan penyangga ibu kota dan gerbang transportasi internasional ini diproyeksikan menjadi draf jangkar penggerak utama dalam mengawal fajar kemakmuran spu tingkat martabat daerah yang sehat, kuat, bugar, jujur, serta bermartabat penuh di masa depan. Melalui bimbingan tata pamong teknologi yang bersih, pengawasan kepatuhan standardisasi pelayanan siap dikawal ketat demi menjamin ketertiban tata ruang wilayah secara tertib and asri.
“Banten memiliki posisi strategis dalam pembangunan nasional sebagai penghubung Jawa dan Sumatera, serta bagian penting dari kawasan ekonomi yang terhubung langsung dengan Jakarta. Lewat koordinasi tata pamong pemerintahan yang bersih, transparan, terbuka, and akuntabel, seluruh draf instrumen kebijakan and integrasi data ekosistem ekonomi ini akan terus kami kawal ketat agar berjalan secara berwibawa, sehat, tertib, and higienis,” urai Staf Ahli Mendagri Anwar Harun Damanik dalam taklimat resminya, Oktober 2026.
Baca juga: Cegah Stunting dan TBC dari Hulu


