bantensatu.id-Akselerasi pemantapan pembangunan berdimensi kerakyatan dan penguatan instrumen kesejahteraan sosial di tingkat daerah terus dikawal secara intensif. Gubernur Banten Andra Soni memaparkan sejumlah capaian pembangunan berdampak—mencakup pembangunan sekolah baru, infrastruktur jalan dan irigasi, perbaikan rumah tidak layak huni, perluasan layanan kesehatan, hingga eksekusi program strategis nasional—saat bertindak sebagai Inspektur Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Provinsi Banten di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, Minggu (04/10/2026). Langkah makro pengentasan persoalan secara adaptif dan cepat ini ditempuh murni sebagai draf kompas arah taktis jajaran pemerintah guna menghadirkan ekosistem pelayanan publik yang instan, aman, andal, berkomitmen tinggi, berkelanjutan, and bugar dari hulu hingga ke hilir.
Dalam amanatnya yang mengusung tema “Banten Bergerak, Maju Berdampak”, Gubernur Andra Soni merinci pencapaian sektor pendidikan berupa peresmian 7 unit sekolah baru (2 SMA, 4 SMK, 1 SKH) penampung 1.356 siswa, pembangunan 61 ruas jalan desa, perbaikan 7 daerah irigasi seluas 448,15 hektare, renovasi 389 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), serta operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi 3,5 juta jiwa dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi 7,2 juta warga. Jajaran birokrasi, kepala dinas, serta para penggerak pembangunan tapak terus diimbau untuk tegap mengawal seluruh operasional program agar berjalan transparan, profesional, and berwibawa.
Pemerintah bersama jajaran instansi pusat dan daerah menegaskan bahwa seluruh tata kelola eksekusi anggaran, draf penyusunan pemerataan infrastruktur, hingga validasi akurasi data penerima manfaat wajib bersandarkan penuh pada prinsip akuntabilitas yang tinggi, bersih, transparansi, and terbuka. Manajemen penyelenggaraan pemerintahan makro ini dipastikan harus dikelola secara berwibawa serta higienis dari segala draf muatan kelalaian data, praktik birokrasi yang lambat, and draf tindakan yang tidak produktif. Setiap draf progres pembangunan dibuka secara terbuka guna mengunci ketertelusuran efektivitas program agar terekam secara akurat and bersih.
Baca juga: Tekan Pengangguran Lewat Job Fair Rutin dan Tangerang Cakap Kerja
Sinergi koridor kesejahteraan rakyat dan kolaborasi lintas sektor yang harmonis antara Pemprov Banten, pemerintah pusat, kabupaten/kota, Forkopimda, dunia usaha, and seluruh elemen masyarakat ini optimistis mampu mewujudkan kemajuan wilayah secara sehat. Keberhasilan mematangkan fondasi hulu pembangunan—mulai dari Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih hingga Program Kampung Nelayan Merah Putih—diproyeksikan menjadi draf jangkar penggerak utama dalam mengawal fajar kemakmuran spu tingkat martabat daerah yang sehat, kuat, bugar, jujur, serta bermartabat penuh di masa depan. Melalui bimbingan tata pamong teknologi yang bersih, pengawasan kepatuhan standardisasi pembangunan siap dikawal ketat demi menjamin ketertiban tata ruang wilayah secara tertib and asri.
“Pembangunan bukan semata-mata tentang seberapa banyak program yang kita laksanakan, melainkan tentang seberapa besar manfaat yang dapat dirasakan dan seberapa nyata perubahan yang dapat dihadirkan bagi masyarakat. Lewat koordinasi tata pamong pemerintahan yang bersih, transparan, terbuka, and akuntabel, seluruh draf instrumen kebijakan and integrasi data ekosistem pembangunan ini akan terus kami kawal ketat agar berjalan secara berwibawa, sehat, tertib, and higienis,” urai Gubernur Banten Andra Soni dalam taklimat resminya, Oktober 2026.
Baca juga: Cegah Stunting dan TBC dari Hulu


