KOTA TANGERANG, BantenSatu News – Semangat religiositas menyelimuti wilayah perbatasan Kota Tangerang seiring suksesnya penyelenggaraan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) Tingkat Kecamatan Larangan tahun 2026. Perhelatan yang diikuti oleh delegasi sekolah, madrasah, hingga pondok pesantren se-Kecamatan Larangan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga manifestasi nyata dalam mencetak generasi muda yang unggul secara intelektual dan luhur secara budi pekerti.
Camat Larangan, Nasrullah, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas antusiasme luar biasa dari seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, STQ adalah instrumen penting untuk memastikan nilai-nilai suci Al-Qur’an tetap relevan dan terimplementasi dalam kehidupan sehari-hari masyarakat perkotaan.
“Kami sangat bangga atas dedikasi para peserta. STQ Kecamatan Larangan 2026 bukan sekadar perlombaan, melainkan momentum kolektif untuk membumikan nilai-nilai Al-Qur’an sekaligus mencetak generasi yang berakhlakul karimah di tengah tantangan zaman,” ujar Nasrullah pada Kamis (30/4/2026).
Ajang tahun ini berlangsung kompetitif pada berbagai kategori bergengsi, di antaranya Tahfizhul Qur’an, Fahmil Qur’an, dan Murattal Qur’an. Para pemenang yang muncul merupakan representasi dari kualitas pembinaan keagamaan di kelurahan-kelurahan, seperti Kelurahan Gaga, Kreo, hingga Larangan Indah, yang kini siap melangkah ke jenjang prestasi yang lebih tinggi di tingkat regional maupun nasional.
Pemerintah Kecamatan berharap prestasi yang diraih oleh para santri dan pelajar ini menjadi inspirasi bagi pemuda lainnya untuk terus mengembangkan minat dan bakat dalam seni membaca serta memahami kandungan Al-Qur’an. Melalui syiar keagamaan yang terstruktur, Kecamatan Larangan optimis dapat terus menyumbangkan talenta-talenta emas bagi Kota Tangerang di masa depan.
Kesuksesan STQ 2026 menjadi sinyal positif bagi pembangunan sumber daya manusia yang berbasis pada nilai spiritualitas. Selamat kepada para pemenang, semoga keberkahan Al-Qur’an terus menuntun langkah menuju masa depan yang gemilang.
Pewarta: Sobirin Masi| Editor: Ismail Saleh



