bantensatu.id-Akselerasi pemantapan perluasan kesempatan kerja dan penguatan instrumen ketenagakerjaan yang inklusif di tingkat daerah terus dikawal secara intensif. Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui pilar program 3G-Gampang Kerja resmi meluncurkan layanan Pojok Lowongan Kerja (JoKer) dan Unit Layanan Disabilitas (ULD) Ketenagakerjaan bertempat di Kantor Disnaker Kota Tangerang, Cikokol, Jumat (23/10/2026). Langkah makro peluncuran JoKer yang beroperasi rutin setiap hari Jumat pukul 08.00–16.00 WIB serta penguatan perlindungan tenaga kerja disabilitas ini diresmikan langsung oleh Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono Hasan. Penyiapan ekosistem bursa kerja inklusif ini ditempuh murni sebagai draf kompas arah taktis jajaran pemerintah guna menghadirkan ekosistem ketenagakerjaan daerah yang instan, aman, andal, berkomitmen tinggi, berkelanjutan, and bugar dari hulu hingga ke hilir.
Dalam keterangannya di hadapan jajaran pejabat daerah dan perwakilan pengusaha, Wakil Wali Kota Maryono Hasan menegaskan bahwa setiap warga Kota Tangerang berhak memperoleh kesempatan yang setara untuk bekerja, berkarya, dan hidup mandiri tanpa diskriminasi. Upaya ini dikuatkan melalui kolaborasi taktis bersama Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan Forum Komunikasi Personalia Tangerang (FKPT) guna menyelaraskan kebutuhan dunia usaha dengan kualifikasi para pencari kerja. Jajaran Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), para instruktur pelatihan, pengurus Apindo, serta pengelola FKPT tapak terus diimbau untuk tegap mengawal seluruh operasional pendampingan tenaga kerja agar berjalan transparan, profesional, and berwibawa.
Pemerintah bersama jajaran instansi daerah dan asosiasi dunia usaha menegaskan bahwa seluruh tata kelola data lowongan kerja, draf penyusunan pelatihan bahasa asing (Inggris dan Jepang), hingga validasi akurasi data penyerapan tenaga kerja disabilitas wajib bersandarkan penuh pada prinsip akuntabilitas yang tinggi, bersih, transparan, and terbuka. Manajemen penyelenggaraan bursa kerja makro ini dipastikan harus dikelola secara berwibawa serta higienis dari segala draf muatan kelalaian data, praktik birokrasi yang lambat, and draf tindakan yang tidak produktif. Setiap draf progres penyerapan tenaga kerja dibuka secara terbuka guna mengunci ketertelusuran efektivitas program agar terekam secara akurat and bersih.
Sinergi koridor pembangunan ketenagakerjaan dan kolaborasi kemitraan dunia usaha yang harmonis antara Pemkot Tangerang, Disnaker, Apindo, FKPT, para pencari kerja tapak, and seluruh warga kota ini optimistis mampu mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat secara sehat. Keberhasilan mematangkan fondasi hulu layanan JoKer dan ULD Ketenagakerjaan ini diproyeksikan menjadi draf jangkar penggerak utama dalam mengawal fajar kemakmuran spu tingkat martabat daerah yang sehat, kuat, bugar, jujur, serta bermartabat penuh di masa depan. Melalui bimbingan tata pamong teknologi yang bersih, pengawasan kepatuhan standardisasi bursa kerja inklusif siap dikawal ketat demi menjamin ketertiban tata ruang sosial ketenagakerjaan secara tertib and asri.
“Setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk bekerja dan mandiri. Melalui JoKer dan ULD, kita perluas akses informasi dan pendampingan kerja secara inklusif. Lewat koordinasi tata pamong pemerintahan yang bersih, transparan, terbuka, and akuntabel, seluruh draf instrumen kebijakan and integrasi data ekosistem ketenagakerjaan ini akan terus kami kawal ketat agar berjalan secara berwibawa, sehat, tertib, and higienis,” urai Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono Hasan dalam taklimat resminya, Oktober 2026.
Baca juga: DWP Kabupaten Pandeglang Gelar Rakerda Optimalisasi E-Reporting Demi Terwujudnya Generasi Emas 2045


