bantensatu.id- Kualitas tidur tidak hanya dipengaruhi oleh rutinitas sebelum tidur, tetapi juga makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Sejumlah makanan mengandung nutrisi seperti triptofan, melatonin, omega-3, vitamin D, dan serat yang berpotensi mendukung tubuh lebih rileks serta membantu menjaga siklus tidur.
Dilansir dari laman Health, berikut lima makanan yang dapat menjadi pilihan untuk mendukung kualitas tidur.
1.DAGING KALKUN
Baca juga: Tiga Kebiasaan Harian yang Membakar Jalur Otak dan Memicu Stroke Anak Muda
Daging kalkun mengandung triptofan, yaitu asam amino yang dibutuhkan tubuh untuk membantu pembentukan serotonin dan melatonin. Kedua senyawa tersebut memiliki peran dalam mengatur siklus tidur dan bangun.
2. JUS CERI ASEM
Jus ceri asam tanpa tambahan gula juga dikaitkan dengan kualitas tidur yang lebih baik. Sebuah penelitian kecil terhadap penderita insomnia menemukan bahwa konsumsi jus ceri asam dua kali sehari selama dua pekan berkaitan dengan peningkatan durasi dan kualitas tidur.
Baca juga: Ratusan Ribu Anak Jadi Sasaran POPM Cacingan, Dinkes Kota Tangerang Perkuat Upaya Cegah Stunting
3. IKAN BERLEMAK
Ikan seperti salmon, sarden, dan makarel kaya akan asam lemak omega-3 serta vitamin D. Keduanya dikaitkan dengan kualitas tidur yang lebih baik.
Pola makan yang mengutamakan lemak tak jenuh, seperti pola makan Mediterania, juga dinilai dapat mendukung tidur yang lebih berkualitas.
4. BUAH KIWI
Kiwi mengandung serotonin yang berperan dalam proses pembentukan melatonin. Studi berskala kecil menemukan bahwa mengonsumsi dua buah kiwi sekitar satu jam sebelum tidur dikaitkan dengan peningkatan kualitas tidur.
Namun, temuan tersebut masih membutuhkan penelitian lebih lanjut untuk memastikan manfaatnya.
5. MAKANAN TINGGI SERAT
Buah, sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, dan gandum utuh dapat menjadi sumber serat yang baik. Asupan serat membantu menjaga kesehatan mikrobiota usus yang juga berkaitan dengan kualitas tidur.
Sejumlah penelitian menunjukkan adanya hubungan antara kurang tidur dan perubahan keseimbangan bakteri baik di dalam usus.
Kebiasaan Makan Juga Berpengaruh
Selain memilih makanan yang mendukung kualitas tidur, kebiasaan konsumsi juga perlu diperhatikan. Membatasi kafein beberapa jam sebelum tidur, menghindari alkohol pada malam hari, serta mengurangi makanan dan minuman tinggi gula dapat membantu menciptakan kondisi yang lebih mendukung untuk tidur.
Pada akhirnya, tidur yang berkualitas tidak selalu dimulai ketika lampu kamar dipadamkan. Apa yang masuk ke tubuh sepanjang hari turut menentukan bagaimana tubuh beristirahat pada malam hari. Sebab, tubuh tidak pernah benar-benar lupa pada apa yang kita berikan kepadanya—ia hanya mengembalikan semuanya dalam bentuk energi, ketenangan, atau sebaliknya.
Reporter:VA Editor: Faisal




