Selasa, 20 Oktober 2026

DP3AP2KB Kota Tangerang Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat Melalui Sekolah Lansia hingga Program PKHP

bantensatu.id-Akselerasi pemantapan perlindungan perempuan, anak, serta penguatan instrumen kesejahteraan keluarga di tingkat daerah terus dikawal secara intensif. Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Tangerang mencatatkan berbagai capaian strategis dan deretan prestasi bergengsi tingkat provinsi hingga nasional, Selasa (20/10/2026). Langkah makro penguatan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) yang mencapai angka 67—melampaui target provinsi dan nasional sebesar 64—serta integrasi penanganan stunting hingga Bina Keluarga Lansia ini ditempuh murni sebagai draf kompas arah taktis jajaran pemerintah guna menghadirkan ekosistem pelayanan publik yang instan, aman, andal, berkomitmen tinggi, berkelanjutan, and bugar dari hulu hingga ke hilir.

Dalam pemaparan resminya, Kepala DP3AP2KB Kota Tangerang Tihar Sopian mengungkapkan keberhasilan meraih penghargaan Kota Layak Anak (KLA) Kategori Nindya, Juara Lomba Kampung Keluarga Berkualitas, Rumah Dataku, serta apresiasi dari KPPPA dan BKKBN. Upaya peningkatan kualitas hidup perempuan juga dimaksimalkan melalui Program Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan (PKHP) di 13 kecamatan serta inovasi Sekolah Lansia berbasis kurikulum 7 dimensi kehidupan. Jajaran DP3AP2KB, pengurus PKK, DWP, ikatan bidan, serta para kader kemasyarakatan tapak terus diimbau untuk tegap mengawal seluruh operasional pelayanan agar berjalan transparan, profesional, and berwibawa.

Pemerintah bersama jajaran instansi daerah dan kementerian menegaskan bahwa seluruh tata kelola pendampingan hukum korban kekerasan, draf penyusunan layanan KB masif, hingga validasi akurasi data stunting dan lansia wajib bersandarkan penuh pada prinsip akuntabilitas yang tinggi, bersih, transparan, and terbuka. Manajemen penyelenggaraan pemberdayaan masyarakat makro ini dipastikan harus dikelola secara berwibawa serta higienis dari segala draf muatan kelalaian data, praktik birokrasi yang lambat, and draf tindakan yang tidak produktif. Setiap draf progres pemberdayaan dibuka secara terbuka guna mengunci ketertelusuran efektivitas program agar terekam secara akurat and bersih.

Baca juga: Pertina Kota Tangerang Kirim Dua Petinju Muda Berlaga di Kejurnas Tinju Amatir Piala Menko IPK 2026

Sinergi koridor kesetaraan gender dan kolaborasi kemanusiaan yang harmonis antara DP3AP2KB Kota Tangerang, Aparat Penegak Hukum (APH), Ikatan Bidan Indonesia (IBI), para relawan tapak, and seluruh warga kota ini optimistis mampu mewujudkan keluarga yang mandiri dan sejahtera secara sehat. Keberhasilan mematangkan fondasi hulu bina keluarga lansia dan perlindungan anak ini diproyeksikan menjadi draf jangkar penggerak utama dalam mengawal fajar kemakmuran spu tingkat martabat daerah yang sehat, kuat, bugar, jujur, serta bermartabat penuh di masa depan. Melalui bimbingan tata pamong teknologi yang bersih, pengawasan kepatuhan standardisasi pelayanan keluarga siap dikawal ketat demi menjamin ketertiban tata ruang sosial secara tertib and asri.

“Indeks Kepuasan Masyarakat kami berada di angka 67, melampaui target provinsi dan nasional. Lewat koordinasi tata pamong pemerintahan yang bersih, transparan, terbuka, and akuntabel, seluruh draf instrumen kebijakan and integrasi data ekosistem perlindungan keluarga ini akan terus kami kawal ketat agar berjalan secara berwibawa, sehat, tertib, and higienis,” urai Kepala DP3AP2KB Kota Tangerang Tihar Sopian dalam taklimat resminya, Oktober 2026.

Baca juga: Pemkot Tangerang Perkuat Pembinaan Kewilayahan dan Responsivitas Pelayanan Publik demi Lingkungan Asri

Tags

Terkini