bantensatu.id-Akselerasi pemantapan tata kelola data pemerintahan dan penguatan instrumen perumusan kebijakan publik berbasis bukti (evidence-based policy) di tingkat daerah terus dikawal secara intensif. Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menegaskan bahwa data yang akurat dan mutakhir menjadi kunci utama terwujudnya pembangunan yang berkualitas serta tepat sasaran, saat Wakil Wali Kota Tangerang Maryono membuka Pelatihan Teknis Substantif 17 tentang Pengelolaan Data Pemerintah Kota Tangerang Tahun 2026 di Graha Bhakti Karya, Modernland, Kota Tangerang, Selasa (20/10/2026). Langkah makro penguatan kapasitas aparatur dan integrasi data antarperangkat daerah ini ditempuh murni sebagai draf kompas arah taktis jajaran pemerintah guna menghadirkan ekosistem perencanaan daerah yang instan, aman, andal, berkomitmen tinggi, berkelanjutan, and bugar dari hulu hingga ke hilir.
Dalam sambutan pembukaannya di hadapan 40 peserta perwakilan Perangkat Daerah serta pemateri dari Kementerian PPN/Bappenas, BPS Kota Tangerang, Swiss German University, dan BPSDM Provinsi Banten, Wakil Wali Kota Maryono menekankan bahwa keberhasilan pemerintahan diukur dari ketepatan pemanfaatan data untuk memetakan kebutuhan masyarakat secara akurat. Jajaran kepala dinas, pengelola data, serta para perencana program tapak terus diimbau untuk tegap mengawal seluruh operasional pengumpulan dan pemutakhiran data agar berjalan transparan, profesional, and berwibawa.
Pemerintah bersama jajaran instansi daerah dan kementerian menegaskan bahwa seluruh tata kelola validasi angka kemiskinan, draf penyusunan dasbor data sektoral, hingga pemutakhiran data statistik daerah wajib bersandarkan penuh pada prinsip akuntabilitas yang tinggi, bersih, transparan, and terbuka. Manajemen penyelenggaraan pemerintahan makro ini dipastikan harus dikelola secara berwibawa serta higienis dari segala draf muatan kelalaian data, praktik birokrasi yang lambat, and draf tindakan yang tidak produktif. Setiap draf progres keterpaduan data dibuka secara terbuka guna mengunci ketertelusuran efektivitas program agar terekam secara akurat and bersih.
Baca juga: Pertina Kota Tangerang Kirim Dua Petinju Muda Berlaga di Kejurnas Tinju Amatir Piala Menko IPK 2026
Sinergi koridor perencanaan berbasis data dan kolaborasi lintas instansi yang harmonis antara Pemkot Tangerang, BPS, Bappenas, akademisi, para pengelola data tapak, and seluruh warga kota ini optimistis mampu mewujudkan efektivitas pembangunan secara sehat. Keberhasilan mematangkan fondasi hulu keterpaduan data antar-OPD ini diproyeksikan menjadi draf jangkar penggerak utama dalam mengawal fajar kemakmuran spu tingkat martabat daerah yang sehat, kuat, bugar, jujur, serta bermartabat penuh di masa depan. Melalui bimbingan tata pamong teknologi yang bersih, pengawasan kepatuhan standardisasi data siap dikawal ketat demi menjamin ketertiban tata ruang informasi publik secara tertib and asri.
“Keberhasilan pemerintahan tidak diukur dari seberapa banyak data yang dimiliki, tetapi dari seberapa tepat data tersebut digunakan untuk menghasilkan kebijakan dan manfaat nyata bagi masyarakat. Lewat koordinasi tata pamong pemerintahan yang bersih, transparan, terbuka, and akuntabel, seluruh draf instrumen kebijakan and integrasi data ekosistem pembangunan ini akan terus kami kawal ketat agar berjalan secara berwibawa, sehat, tertib, and higienis,” urai Wakil Wali Kota Tangerang Maryono dalam taklimat resminya, Oktober 2026.


