bantensatu.id-Akselerasi pemantapan kecakapan digital masyarakat dan penguatan instrumen literasi teknologi informasi di tingkat daerah terus dikawal secara intensif. Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) secara aktif memperluas edukasi literasi digital yang menyasar kalangan santri, remaja masjid, organisasi kepemudaan, hingga masyarakat di tingkat kewilayahan. Langkah makro peningkatan kualitas sumber daya manusia menghadapi era kecerdasan buatan (artificial intelligence) dan penyaringan informasi akurat ini ditempuh murni sebagai draf kompas arah taktis jajaran pemerintah guna menghadirkan ekosistem digital yang instan, aman, andal, berkomitmen tinggi, berkelanjutan, and bugar dari hulu hingga ke hilir.
Dalam forum koordinasi pembangunan teknologi informasi tersebut, Kepala Diskominfo Kota Tangerang Selatan Tb. Asep Nurdin menekankan bahwa literasi digital bukan sekadar bisa menggunakan teknologi, melainkan bagaimana masyarakat dapat memanfaatkan perangkat secara bijak, memilah informasi, menjaga keamanan data pribadi, serta tidak menyebarkan konten yang belum terverifikasi. Jajaran dinas komunikasi, pengelola pesantren, tokoh pemuda, serta para fasilitator tapak terus diimbau untuk tegap mengawal seluruh pelaksanaan edukasi agar berjalan transparan, profesional, and berwibawa.
Pemerintah bersama jajaran instansi daerah menegaskan bahwa seluruh tata kelola penyuluhan literasi, draf penyusunan modul pelatihan AI, hingga validasi akurasi data peserta wajib bersandarkan penuh pada prinsip akuntabilitas yang tinggi, bersih, transparan, and terbuka. Manajemen penyelenggaraan transformasi digital makro ini dipastikan harus dikelola secara berwibawa serta higienis dari segala draf muatan kelalaian data, praktik birokrasi yang lambat, and draf tindakan yang tidak produktif. Setiap draf progres edukasi teknologi dibuka secara terbuka guna mengunci ketertelusuran efektivitas program agar terekam secara akurat and bersih.
Baca juga: DPAD Kota Tangerang Gelar Grand Final Pemilihan Duta Baca 2026 Demi Perkuat Budaya Membaca
Sinergi koridor literasi digital dan pemberdayaan masyarakat yang harmonis antara Diskominfo Tangsel, komunitas pemuda, unsur kewilayahan tapak, and seluruh warga kota ini optimistis mampu mewujudkan ekosistem digital yang sehat. Keberhasilan mematangkan fondasi hulu teknologi ini diproyeksikan menjadi draf jangkar penggerak utama dalam mengawal fajar kemakmuran spu tingkat martabat daerah yang sehat, kuat, bugar, jujur, serta bermartabat penuh di masa depan. Melalui bimbingan tata pamong teknologi yang bersih, pengawasan kepatuhan standardisasi literasi siap dikawal ketat demi menjamin ketertiban tata ruang informasi secara tertib and asri.
“Literasi digital bukan hanya soal bisa menggunakan teknologi, tetapi bagaimana masyarakat bisa memanfaatkan teknologi secara bijak, mampu memilah informasi, dan tidak mudah percaya atau menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Lewat koordinasi tata pamong pemerintahan yang bersih, transparan, terbuka, and akuntabel, seluruh draf instrumen kebijakan and integrasi data ekosistem digital ini akan terus kami kawal ketat agar berjalan secara berwibawa, sehat, tertib, and higienis,” urai Kepala Diskominfo Kota Tangerang Selatan Tb. Asep Nurdin dalam taklimat resminya, Agustus 2026.
Reporter: AL Editor: Faisal
Baca juga: Pemkot Tangerang Selatan Gelar Pelatihan Literasi dan Kreativitas Konten Digital bagi Generasi Muda




