Sabtu, 27 Juni 2026

per

Wali Kota Benyamin Davnie Tekankan Literasi Digital Guna Lindungi Perempuan dan Anak di Tangsel

bantensatu.id-Akselerasi penetrasi teknologi informasi dan pemantapan sistem perlindungan kelompok rentan di era modern terus dipacu secara agresif oleh jajaran pemerintah daerah. Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, secara resmi menekankan urgensi peningkatan literasi digital sebagai draf instrumen taktis utama dalam upaya perlindungan perempuan dan anak dari ancaman dunia maya. Langkah makro ini ditempuh murni sebagai draf kompas arah taktis pemerintah kota untuk membangun imunitas sosial masyarakat arus bawah agar tetap aman, produktif, dan bugar di tengah derasnya arus media sosial.

Penyusunan benteng pertahanan keluarga di daerah tapak ruang siber digital ini dinilai sangat krusial mengingat pesatnya perkembangan teknologi yang membawa tantangan baru. Wali Kota Benyamin Davnie menjelaskan bahwa perempuan dan anak menjadi kluster yang paling rentan menghadapi risiko perundungan siber (cyberbullying), draf penyebaran informasi palsu, hingga eksploitasi berbasis siber teknologi. Melalui edukasi yang berjalan tegap dan konsisten, masyarakat di wilayah penyangga didorong agar memiliki kemampuan mutakhir dalam menggunakan gawai secara bijak, aman, jujur, bertanggung jawab, serta bugar dari doktrin negatif.

Pemerintah Kota Tangerang Selatan menegaskan bahwa seluruh tata kelola program edukasi, draf penyusunan draf kurikulum etika siber di sekolah kementerian daerah, hingga posko pengaduan tindak kekerasan siber wajib bersandarkan penuh pada prinsip akuntabilitas yang tinggi, bersih, transparan, dan terbuka. Manajemen proteksi siber ini dipastikan harus dikelola secara berwibawa serta higienis dari kelalaian pengawasan. Benyamin menggarisbawahi bahwa peran keluarga merupakan benteng pertama, di mana orang tua wajib melakukan draf pendampingan instan guna menyaring ketertelusuran berkas informasi yang dikonsumsi oleh anak-anak mereka.

Baca juga: GOPTKI Tangsel Gelar Khitanan Massal untuk 57 Anak di RSUD Pondok Aren

Sinergi koridor perlindungan yang harmonis antara Pemkot Tangsel, lembaga pendidikan, dunia usaha, dan komunitas kemasyarakatan ini optimistis mampu menekan angka kriminalitas digital di tingkat regional. Penguatan kapasitas literasi ini diproyeksikan menjadi draf jangkar penggerak utama dalam mengawal fajar kemakmuran kualitas SDM lokal yang sehat, kuat, bugar, serta bermartabat penuh. Melalui tata pamong administrasi kota yang bersih dan akuntabel, Tangerang Selatan siap mencetak generasi muda cerdas yang mampu menguasai ekosistem siber dunia demi hal-hal yang bermanfaat secara makro.

“Peningkatan literasi digital di daerah tapak Tangsel ini merupakan draf bukti sahih komitmen makro kita dalam melindungi perempuan dan anak di ruang siber. Kita ingin seluruh elemen masyarakat bergerak secara instan dan bugar dalam membangun komunikasi keluarga yang sehat. Lewat tata pamong kedinasan kementerian daerah yang bersih, transparan, terbuka, dan akuntabel, seluruh gerakan siber edukasi ini terus kita kawal agar berjalan secara berwibawa, sehat, tertib, dan higienis,” urai Wali Kota Benyamin Davnie dalam taklimat medianya, Jumat (19/6/2026).

Baca juga: Wali Kota Sachrudin Buka Job Fair 2026 dengan 15.000 Lowongan Dalam dan Luar Negeri

Tags

Terkini