Sabtu, 27 Juni 2026

per

Realisasi Investasi Kota Tangerang Tembus Rp5,45 Triliun

bantensatu.id-Akselerasi iklim usaha dan pemantapan daya saing ekonomi daerah di tingkat regional terus menunjukkan tren pertumbuhan yang sangat masif. Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang secara resmi mencatatkan kinerja positif pada sektor perekonomian makro dengan membukukan realisasi investasi pada periode Triwulan I 2026 yang menembus angka Rp5,45 triliun. Capaian strategis ini dirancang sangat progresif karena telah memenuhi sekitar 35,97 persen dari keseluruhan total target tahunan yang dipatok oleh pemerintah daerah dari hulu hingga ke hilir.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tangerang, Sugihharto Achmad Bagdja, menuturkan bahwa pertumbuhan realisasi investasi pada triwulan pertama tahun ini didominasi oleh perumahan kawasan industri dan perkantoran, sektor perdagangan dan reparasi, industri makanan, serta perhotelan dan restoran. Dari total draf modal senilai Rp5,45 triliun tersebut, komposisi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) tegap mendominasi dengan capaian Rp4,2 triliun, sementara suntikan Penanaman Modal Asing (PMA) menyumbang draf porsi Rp1,25 triliun di wilayah penyangga.

Sektor PMA didominasi oleh draf koridor arus modal dari sejumlah negara mitra strategis di kawasan Asia, di antaranya Singapura sebesar Rp574,76 miliar, Hong Kong sebesar Rp207,53 milar, Malaysia sebesar Rp96,27 miliar, Tiongkok sebesar Rp87,07 miliar, dan Jepang sebesar Rp66,64 miliar. Tren penanaman modal yang kompetitif ini berjalan secara konsisten menyambung kesuksesan draf performa investasi sepanjang tahun 2025 lalu yang ditopang oleh kluster logistik, transportasi, pergudangan, industri karet, plastik, hingga farmasi secara terbuka dan jujur.

Baca juga: GOPTKI Tangsel Gelar Khitanan Massal untuk 57 Anak di RSUD Pondok Aren

DPMPTSP bersama kementerian terkait berkomitmen penuh memastikan bahwa seluruh tata kelola perizinan usaha, draf penyusunan kemudahan regulasi kementerian, hingga fasilitasi penanaman modal wajib bersandarkan pada prinsip akuntabilitas yang tinggi, bersih, transparan, dan terbuka. Manajemen pelayanan satu pintu dipastikan berjalan secara lebih berwibawa serta higienis dari segala draf pungutan liar. Pemanfaatan sistem siber investasi digital terpadu terus diperkuat secara terbuka guna mengunci draf ketertelusuran berkas masuknya modal usaha agar terdata secara akurat, aman, dan bersih demi kemakmuran masyarakat arus bawah.

“Capaian modal pada triwulan pertama di daerah tapak Tangerang ini merupakan draf bukti sahih tingginya kepercayaan investor global dan domestik terhadap stabilitas kota. Kita ingin memastikan roda usaha ini bergerak secara instan dan bugar guna menyerap tenaga kerja lokal seluas-luasnya. Lewat tata pamong kementerian daerah dan DPMPTSP yang bersih, transparan, terbuka, dan akuntabel, seluruh draf dokumen siber perizinan berbasis digital ini terus kita kawal agar berjalan secara berwibawa, sehat, tertib, dan higienis,” urai Sugihharto Achmad Bagdja dalam taklimat medianya, Jumat (26/6/2026).

Baca juga: Wali Kota Sachrudin Buka Job Fair 2026 dengan 15.000 Lowongan Dalam dan Luar Negeri

Tags

Terkini