Jumat, 19 Juni 2026

per

Dishub Kota Tangerang Ajak Warga Beralih ke Bus Tayo dan Si Benteng, Cuma Rp2 Ribu!

bantensatu.id-Dinamika penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax di pasaran global direspons cepat oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dengan menghadirkan solusi bantalan ekonomi bagi masyarakat. Melalui Dinas Perhubungan (Dishub), Pemkot Tangerang secara masif mengajak warga untuk mengalihkan pola mobilitas harian dengan memanfaatkan jaringan transportasi umum andalan daerah, yakni Bus Rapid Transit (BRT) Tayo dan Angkutan Penumpang Feeder Si Benteng. Langkah taktis ini disiapkan sebagai alternatif berkendara yang bugar, aman, nyaman, sekaligus sangat bersahabat bagi dompet keluarga dengan tarif flat hanya Rp2 ribu saja dari hulu hingga ke hilir.

Kepala Dishub Kota Tangerang, Achmad Suhaely, menuturkan bahwa intervensi kebijakan tarif murah ini ditujukan murni untuk mereduksi beban pengeluaran logistik masyarakat arus bawah di tengah fluktuasi biaya energi. Pengoperasian transportasi umum massal ini didesain secara inklusif guna memotong rantai ketergantungan pada kendaraan pribadi. Manajemen operasional armada dipastikan terus bersiap melakukan peningkatan mutu fasilitas AC, kebersihan interior, ketepatan waktu (headway), serta perluasan jangkauan rute agar para komuter di tingkat daerah tapak dapat bermobilitas secara instan tanpa hambatan.

Hingga saat ini, manajemen Bus Tayo aktif mengoperasikan empat koridor jalur utama strategis yang saling menginterkoneksikan pusat perkantoran, area niaga, hingga fasilitas kesehatan di Kota Tangerang. Sementara itu, armada Angkot Si Benteng hadir sebagai draf moda pengumpan (feeder) berdesain retro-klasik yang memiliki keunggulan taktis merambah masuk ke dalam klaster permukiman padat penduduk di wilayah penyangga. Seluruh tata kelola integrasi moda transportasi publik ini dikawal ketat agar berjalan bersih, transparan, akuntabel, serta higienis dari praktik pungutan liar (pungli) awak angkutan.

Baca juga: Pemkot PUPR Gencarkan Pengaspalan Hotmix di Sejumlah Ruas

“Penyesuaian harga BBM harus kita sikapi dengan draf manajemen keuangan rumah tangga yang cerdas. Kami mengajak masyarakat mulai beralih menggunakan transportasi umum yang telah disediakan Pemkot Tangerang. Selain jauh lebih terjangkau, gerakan massal ini berkontribusi langsung pada penurunan emisi gas buang dan penataan ruang jalan yang tertib dari kemacetan parah. Lewat pelayanan prima yang bersih dan berwibawa, negara hadir memastikan produktivitas warga tetap bugar tanpa terbebani ongkos perjalanan yang tinggi,” urai Achmad Suhaely dalam keterangannya kepada media.

Tags

Terkini