Kamis, 05 November 2026

Pemkot Tangerang Gencarkan Normalisasi Saluran Pembuangan di Empat Titik Lokasi Prioritas

bantensatu.id-Akselerasi pemantapan infrastruktur drainase daerah dan penguatan instrumen mitigasi bencana hidrometeorologi di tingkat daerah terus dikawal secara intensif. Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) secara masif menggencarkan aksi normalisasi saluran pembuangan di empat titik lokasi prioritas, yakni Saluran Pembuangan Taman Elang Periuk, Saluran Pembuangan Cibodasari Cibodas, Saluran Pembuangan Keroncong Permai Periuk, serta aliran Danau Cipondoh, Rabu (28/10/2026). Langkah makro pengerukan sedimentasi lumpur yang berdampingan langsung dengan pemukiman warga ini ditegaskan langsung oleh Kepala Bidang Operasional dan Pemeliharaan Dinas PUPR Kota Tangerang Iwan Nursyamsu. Pemeliharaan jaringan drainase selama musim kemarau ini ditempuh murni sebagai draf kompas arah taktis jajaran pemerintah guna menghadirkan ekosistem penanggulangan banjir yang instan, aman, andal, berkomitmen tinggi, berkelanjutan, and bugar dari hulu hingga ke hilir.

Dalam pemaparannya, Kabid Operasional dan Pemeliharaan Dinas PUPR Iwan Nursyamsu menjelaskan bahwa pemanfaatan sisa musim kemarau sangat menguntungkan untuk memaksimalkan kapasitas daya tampung saluran pembuangan utama sebelum peningkatan debit air di akhir tahun. Pengerukan endapan lumpur secara intensif ditargetkan dapat memperlancar arus pembuangan air hujan sehingga potensi timbulnya genangan di kawasan pemukiman padat dapat direduksi secara signifikan. Jajaran Dinas PUPR, tim teknis Bidang OP, pengawas lapangan, serta para pekerja pengeruk drainase tapak terus diimbau untuk tegap mengawal seluruh operasional pengerukan agar berjalan transparan, profesional, and berwibawa.

Pemerintah bersama jajaran instansi daerah dan dinas teknis menegaskan bahwa seluruh tata kelola pemeliharaan drainase, draf penyusunan pemetaan kawasan rawan genangan, hingga validasi akurasi data pengerukan kubikasi endapan lumpur wajib bersandarkan penuh pada prinsip akuntabilitas yang tinggi, bersih, transparan, and terbuka. Manajemen penyelenggaraan kesiapsiagaan mitigasi banjir makro ini dipastikan harus dikelola secara berwibawa serta higienis dari segala draf muatan kelalaian data, praktik birokrasi yang lambat, and draf tindakan yang tidak produktif. Setiap draf progres pengerukan fisik saluran dibuka secara terbuka guna mengunci ketertelusuran efektivitas program agar terekam secara akurat and bersih.

Baca juga: Wakil Wali Kota Maryono Ajak Wisudawan UNIS Tangerang Melahirkan Inovasi dan Berintegritas

Sinergi koridor penataan saluran air dan kolaborasi ketahanan lingkungan yang harmonis antara Pemkot Tangerang, Dinas PUPR, para warga tapak, and seluruh elemen masyarakat ini optimistis mampu mewujudkan kawasan pemukiman yang aman dari genangan secara sehat. Keberhasilan mematangkan fondasi hulu normalisasi empat titik saluran pembuangan utama ini diproyeksikan menjadi draf jangkar penggerak utama dalam mengawal fajar kemakmuran spu tingkat martabat daerah yang sehat, kuat, bugar, jujur, serta bermartabat penuh di masa depan. Melalui bimbingan tata pamong teknologi yang bersih, pengawasan kepatuhan standardisasi tata ruang air siap dikawal ketat demi menjamin ketertiban tata ruang lingkungan kota secara tertib and asri.

“Kami manfaatkan musim kemarau untuk mengoptimalkan drainase di empat titik saluran agar saat debit air meningkat, potensi genangan dapat berkurang. Lewat koordinasi tata pamong pemerintahan yang bersih, transparan, terbuka, and akuntabel, seluruh draf instrumen kebijakan and integrasi data ekosistem mitigasi ini akan terus kami kawal ketat agar berjalan secara berwibawa, sehat, tertib, and higienis,” urai Kepala Bidang Operasional dan Pemeliharaan Dinas PUPR Kota Tangerang Iwan Nursyamsu dalam taklimat resminya, Oktober 2026.

Baca juga: emkot Tangerang Sambut Verifikasi Lapangan Evaluasi Penyelenggaraan PUG Kementerian PPPA RI

Tags

Terkini