Senin, 24 Agustus 2026

per

Pemkot Tangerang Lepas 32 Pramuka Penggalang ke Jambore Nasional 2026

Wakil Wali Kota Tangerang Maryono melepas kontingen Pramuka Penggalang Kota Tangerang menuju Jambore Nasional 2026 di Puspem Kota Tangerang.

Kota Tangerang, bantensatu.id- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang bersama Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Tangerang resmi melepas 32 anggota Pramuka Penggalang untuk mengikuti Jambore Nasional 2026. Pelepasan berlangsung di Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang, Senin (10/8/2026).

Keberangkatan tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan generasi muda agar tumbuh sebagai pribadi yang mandiri, berkarakter, serta memiliki kepedulian terhadap nilai kebangsaan dan kemanusiaan.

Wakil Wali Kota Tangerang Maryono mengatakan, Pemkot Tangerang bersama lintas sektor telah memastikan berbagai kebutuhan kontingen dipersiapkan dengan baik, mulai dari kondisi fisik peserta, logistik hingga akomodasi selama mengikuti kegiatan.

Baca juga: Sekolah Rakyat Perluas Akses Pendidikan Gratis, 43.000 Anak Kembali Bersekolah

“Alhamdulillah, hari ini Kota Tangerang mengirimkan 32 kontingen, di mana di dalamnya mencakup dua orang peserta berkebutuhan khusus atau disabilitas. Kita harapkan mereka bisa menampilkan yang terbaik di ajang Jambore Nasional 2026,” ujar Maryono.

Menurutnya, Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan kepemimpinan, tetapi juga empati dan kepedulian terhadap sesama.

Maryono berpesan kepada seluruh peserta agar menjaga kesehatan dan disiplin serta tetap berpedoman pada Dasa Darma Pramuka selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Baca juga: Gubernur Banten Andra Soni Perintahkan Panitia Tabrak Intervensi Pejabat

“Pesan saya tetap jaga kesehatan, jaga disiplin, serta selalu berpedoman pada Dasa Darma Pramuka dan aturan dari panitia selama mengikuti kegiatan,” katanya.

Pramuka Jadi Ruang Pembelajaran Kepemimpinan

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Tangerang Suli Rosadi menjelaskan, Jambore Nasional merupakan ajang pendidikan bagi Pramuka Penggalang yang memberikan pengalaman dalam membangun mental, kemandirian, kerja sama, dan kepemimpinan sejak usia dini.

Dukungan Pemkot Tangerang melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) turut menjadi bagian penting dalam keberangkatan kontingen tersebut.

“Pramuka bukan organisasi pemuda biasa, melainkan organisasi kepanduan yang terbuka untuk semua. Oleh karena itu, kami memberikan kesempatan inklusif bagi adik-adik disabilitas untuk ikut serta,” ujar Suli.

Ia mengatakan, semangat pembinaan tersebut akan terus dilanjutkan hingga peringatan HUT Pramuka pada 14 Agustus mendatang.

“Melalui kegiatan perkemahan seperti ini, para peserta dilatih bekerja sama dan mengelola organisasi secara mandiri, yang kelak membentuk jiwa kepemimpinan mereka saat dewasa,” jelasnya.

Salah satu peserta, Muhammad Ridwan Maulana, siswa kelas 9 SMP Negeri 6 Kota Tangerang, mengaku siap mengikuti kegiatan sekaligus membawa nama baik daerah.

“Pramuka itu mengajarkan kita mandiri dan terus berkembang. Pesan saya untuk teman-teman, tetap semangat, terus berjuang dan kuncinya percaya serta niat,” kata Ridwan.

Keberangkatan 32 anggota Pramuka tersebut bukan sekadar perjalanan menuju sebuah perkemahan nasional. Di sana, mereka membawa proses panjang tentang belajar bertanggung jawab, bekerja bersama, menerima perbedaan, dan berani berdiri atas kemampuan sendiri. Sebab pendidikan karakter tidak selalu berlangsung di ruang kelas; terkadang ia tumbuh di tengah tenda, dalam kerja sama yang sederhana, dan dalam keberanian seorang anak untuk belajar menjadi manusia yang lebih berguna bagi sesamanya.

Reporter: VA Editor: Faisal

 

Tags

Terkini