TANGSEL ,bantenstau.id- Gubernur Banten Andra Soni menyebut keberadaan Tim Banteng Banten FC U-17 menjadi bagian penting dalam membangun fondasi pembinaan dan prestasi sepak bola usia muda di Provinsi Banten.
Hal tersebut disampaikan Andra saat melepas keberangkatan Banteng Banten FC U-17 di Kantor Gubernur Banten, Tangerang Selatan, Kamis. Tim tersebut akan mewakili Banten dalam turnamen Soekarno Cup III 2026 yang berlangsung di Jawa Timur, meliputi Surabaya, Gresik, dan Bangkalan.
Andra menilai sinergi antara pemerintah daerah, organisasi politik, organisasi olahraga, dunia usaha, dan masyarakat diperlukan untuk menciptakan sistem pembinaan atlet yang berkelanjutan.
Baca juga: Sachrudin Apresiasi Turnamen Sepak Bola HUT MA dan RI, Perkuat Sinergi Antarlembaga di Tangerang
“Sinergi antara pemerintah daerah, organisasi politik, dan masyarakat menjadi langkah penting dalam mencetak atlet sepak bola yang mampu berprestasi di tingkat nasional,” kata Andra.
Banten Kirim 25 Pemain
Banteng Banten FC U-17 akan bersaing dengan 15 tim lainnya yang mewakili provinsi dari berbagai wilayah Indonesia. Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung hingga 24 Agustus 2026.
Baca juga: Igor Tolic Turunkan Formula Agresif Empat Striker, Adam Alis Pimpin Skuad Persib Lawan Persija
Menurut Andra, kompetisi pada kelompok usia menjadi salah satu instrumen penting untuk meningkatkan kemampuan teknis sekaligus mental bertanding para pemain muda.
Ia mencontohkan Brasil sebagai negara yang memiliki budaya kompetisi sepak bola sejak usia dini. Menurutnya, semakin banyak pertandingan yang diikuti pemain muda, semakin besar pula kesempatan mereka mengembangkan kemampuan dan pengalaman.
“Saya berharap para pemain Banteng Banten dapat membawa nama baik daerah sekaligus menjadi bagian dari regenerasi atlet yang nantinya mampu memperkuat sepak bola Banten dan Indonesia,” ujarnya.
Andra juga menyatakan Pemprov Banten siap mendukung apabila daerah tersebut dipercaya menjadi tuan rumah turnamen pada penyelenggaraan berikutnya. Banten dinilai memiliki sejumlah stadion yang dapat dimanfaatkan untuk kompetisi berskala nasional.
Sementara itu, CEO Banteng Banten Revy Khoemaini mengatakan tim telah menjalani persiapan sebelum bertolak ke Surabaya pada Senin (10/8). Tim menargetkan dapat meraih gelar juara sekaligus membuka peluang Banten menjadi tuan rumah turnamen berikutnya.
Banteng Banten FC U-17 diperkuat 25 pemain pilihan dari delapan kabupaten/kota di Banten. Tim tersebut dilatih Mustofa Aji, mantan pemain Liga 1 dan Liga 2 asal Banten. Sementara posisi kapten dipercayakan kepada Doni Regiana, pelajar SMK Bina Karya Kabupaten Tangerang.
Soekarno Cup III 2026 diselenggarakan DPP PDI Perjuangan dan diikuti 16 tim yang mewakili provinsi di Indonesia. Kompetisi tersebut juga melibatkan pengawas pertandingan tersertifikasi PSSI serta wasit berlisensi nasional.
Bagi sepak bola Banten, turnamen ini bukan sekadar tentang mengejar trofi. Lapangan pertandingan menjadi ruang untuk menguji seberapa serius pembinaan usia muda dipersiapkan. Sebab, prestasi tidak lahir dari slogan, melainkan dari kompetisi yang berulang, pembinaan yang konsisten, dan keberanian memberi ruang kepada generasi berikutnya untuk membuktikan kemampuannya.
Reporter: VA Editor: Faisal




