bantensatu.id-Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan 177 personel kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Provinsi Banten untuk berlaga pada ajang Pekan Nasional (Penas) XVII KTNA di Limboto, Gorontalo. Upacara pelepasan taktis ini digelar di halaman Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang, Senin (15/6/2026). Momentum hulu ini dimanfaatkan pemerintah daerah untuk menegaskan komitmen makro dalam memperkuat kedaulatan pangan serta mengaselerasi modernisasi sektor pertanian di tingkat tapak.
Dalam arahannya, Gubernur menggarisbawahi bahwa sektor agraria nasional dalam dua tahun terakhir mendapatkan intervensi kebijakan yang sangat masif dari Presiden Prabowo Subianto.
Kebijakan strategis tersebut meliputi kepastian regulasi harga gabah, penyederhanaan birokrasi distribusi pupuk bersubsidi, proteksi ketat Lahan Sawah yang Dilindungi (LSD), hingga rehabilitasi jaringan irigasi sekunder secara terintegrasi. Dampak positif dari stimulus fiskal dan sektoral ini tervalidasi secara empiris melalui pertumbuhan tren positif Nilai Tukar Petani (NTP). Berdasarkan data rilis makro, NTP Banten pada Mei 2026 sukses menyentuh angka 110,57, atau mengalami eskalasi sebesar 0,58% jika dikomparasikan dengan capaian April 2026.
Baca juga: Pemkot Tangerang Matangkan Penataan Kawasan Strategis Jalan Kiasnawi
“Pertanian kita bertransformasi ke arah yang jauh lebih kompetitif. Kunci utama keberlanjutan prestasi ini adalah jaminan ketersediaan pasokan air sepanjang musim dan ketersediaan konektivitas logistik yang andal. Oleh karena itu, di tingkat regional, Pemprov Banten mempertebal dukungan infrastruktur melalui program strategis Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) serta pembangunan jalan usaha tani guna memangkas biaya logistik dan memperlancar distribusi pasokan pangan menuju pasar aglomerasi Jakarta,” ungkap Andra Soni.
Sementara itu, Ketua KTNA Provinsi Banten, Oong Syahroni, memaparkan bahwa delegasi yang diberangkatkan merupakan gabungan perwakilan petani dan nelayan berprestasi dari kabupaten/kota se-Banten.
Sepanjang keikutsertaan historisnya, kontingen Banten tercatat kerap menorehkan prestasi gemilang pada klaster kompetisi taktis, seperti forum Temu Tugas, Asah Terampil, Unjuk Tangkas, hingga Temu Teknologi. Agenda Penas XVII yang berlangsung pada 20 hingga 25 Juni 2026 di Kabupaten Gorontalo ini diproyeksikan akan dihadiri oleh sedikitnya 30 ribu praktisi pertanian dan perikanan se-Indonesia, menjadikannya sebagai wadah instruksional makro untuk transfer teknologi dan adopsi inovasi mutakhir demi diimplementasikan kembali di tanah Banten.
Baca juga: Kota Tangerang Diakui Nasional sebagai Pelopor Pemerintahan Modern dan Digital




