Senin, 24 Agustus 2026

per

Pemprov Banten Siapkan Pemuda Jadi Garda Terdepan Ketahanan Pangan, Jambore Nasional Digelar di Lebak

Gubernur Banten Andra Soni (kiri) saat menerima audiensi panitia Jambore Nasional Pemuda Ketahanan Pangan 2026 di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Banten.

Serang, bantensatu.id- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan generasi muda untuk mengambil peran lebih besar dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Salah satu langkah yang ditempuh adalah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Jambore Nasional Pemuda Ketahanan Pangan 2026 yang akan digelar di Wanasalam, Kabupaten Lebak.

Gubernur Banten Andra Soni mengatakan Banten memiliki dua modal penting untuk memperkuat sektor pangan, yakni potensi sumber daya alam dan sumber daya pemuda yang besar. Kedua potensi tersebut dinilai perlu dipertemukan melalui program yang memberikan pengetahuan sekaligus pengalaman praktik kepada generasi muda.

“Harus kita maksimalkan, pemuda-pemuda Banten punya potensi untuk menjadi garda terdepan dalam ketahanan pangan,” kata Andra melalui keterangannya di Serang, Rabu.

Baca juga: Kemarau Panjang Tak Selalu Jadi Bencana, Petani Cabai Lebak Justru Raup Puluhan Juta Rupiah

Menurut Andra, penguatan ketahanan pangan tidak dapat dilakukan secara instan. Dibutuhkan keterlibatan lintas generasi dan kesinambungan program agar upaya mewujudkan swasembada pangan dapat berjalan dalam jangka panjang.

Karena itu, keterlibatan pemuda menjadi bagian penting dalam strategi tersebut. Generasi muda tidak hanya diposisikan sebagai penerima kebijakan, tetapi juga didorong menjadi pelaku yang mampu mengembangkan sektor pangan dengan pendekatan pengetahuan, teknologi, dan inovasi.

Dukungan terhadap agenda tersebut diwujudkan melalui fasilitasi Jambore Nasional Pemuda Ketahanan Pangan 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Wanasalam, Kabupaten Lebak, pada 19 hingga 28 Oktober 2026.

Baca juga: DPRD Kota Tangerang Dorong PAD 2027 Naik, Potensi Pendapatan Baru Diminta Dioptimalkan

Ketua Panitia Jambore Nasional Pemuda Ketahanan Pangan 2026, Cecep Pria Erawan, menjelaskan kegiatan tersebut dirancang tidak sebatas menjadi forum pertemuan pemuda. Peserta nantinya akan mendapatkan pembekalan teori sekaligus terlibat langsung dalam praktik di lapangan.

“Pelaksanaan jambore nantinya akan diisi dengan kegiatan teori dan praktik, termasuk pelatihan budi daya ikan nila dan ikan lele,” ujar Cecep.

Pola pembelajaran teori dan praktik tersebut diharapkan membuat peserta memiliki kemampuan yang lebih aplikatif. Dengan demikian, pengetahuan yang diperoleh selama jambore dapat dikembangkan kembali di daerah masing-masing dan memberi dampak terhadap lingkungan sekitar.

Pemprov Banten juga membuka peluang agar konsep pembekalan tersebut dapat dikembangkan lebih luas. Apabila pelaksanaan jambore di Lebak menunjukkan hasil yang baik, program tersebut diharapkan dapat menjadi model yang dapat diterapkan di wilayah lain.

“Apabila nanti percontohan di Banten bagus hasilnya, maka kami akan menjadikannya sebagai percontohan tingkat nasional. Mudah-mudahan bisa berjalan dengan baik, karena ini dari Banten untuk Indonesia,” papar Cecep.

Upaya tersebut sejalan dengan agenda nasional untuk memperkuat kemandirian pangan. Bagi Banten, keterlibatan pemuda menjadi investasi jangka panjang karena ketahanan pangan bukan hanya persoalan ketersediaan bahan makanan hari ini, tetapi juga kemampuan generasi mendatang menjaga rantai produksi pangan secara berkelanjutan.

Ketika pemuda diberi pengetahuan, akses, dan ruang untuk mencoba, sektor pangan tidak lagi dipandang sebagai pekerjaan masa lalu. Ia dapat menjadi ruang inovasi baru bagi generasi yang tumbuh dengan teknologi, tetapi tetap membutuhkan tanah, air, dan keberanian untuk memproduksi.

Sebab, bangsa yang ingin berdaulat atas pangannya harus terlebih dahulu menyiapkan manusia yang bersedia mengurus sumber pangannya. Dari Lebak, Banten sedang menguji satu gagasan sederhana: bahwa masa depan pangan Indonesia tidak hanya tumbuh dari tanah, tetapi juga dari keberanian anak muda untuk menanam harapan dan memanennya sebagai kemandirian.

Reporter: VA  Editor: Faisal

Tags

Terkini