Minggu, 28 Juni 2026

per

12 Ribu Massa Dukung Makan Bergizi Gratis dan Desak Perbaikan Sistem

bantensatu.id-Akselerasi pengawalan program strategis nasional dan pemantapan komitmen antikorupsi guna melindungi hak-hak dasar masyarakat di wilayah terluar terus disuarakan secara lantang oleh elemen sipil. Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) resmi menerima aspirasi dari Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Sahabat Komendan (DPP GASMEN) dalam agenda audiensi penerimaan aksi unjuk rasa yang berlangsung di Ruang Aspirasi, Gedung Sayap Timur, Kemensetneg, pada Kamis, 18 Juni 2026. Pertemuan penting ini dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg), Juri Ardiantoro.

Penyusunan forum penyampaian pendapat di daerah tapak ibu kota ini ditujukan murni sebagai draf instrumen taktis untuk membangun imunitas sosial sekaligus menegaskan dukungan masif dari masyarakat kawasan timur Indonesia terhadap keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Koordinator Aksi, Fakhri, didampingi sejumlah tokoh adat dari Maluku dan Nusa Tenggara Timur (NTT), menegaskan bahwa program MBG sangat krusial bagi anak-anak, ibu hamil, dan lansia. Sekitar 12.000 peserta aksi yang berkumpul di kawasan Monas menyatakan sikap tegas: jika terdapat kendala dalam pelaksanaan program, perbaikan sistem menjadi solusinya, bukan dengan menghentikan program kementerian tersebut.

Kemensetneg menegaskan bahwa seluruh tata kelola pelaksanaan program prioritas, draf penyusunan anggaran bantuan pangan kementerian, hingga manajemen pengawasan di lapangan wajib bersandarkan penuh pada prinsip akuntabilitas yang tinggi, bersih, transparan, dan terbuka. Pengelolaan program negara dipastikan harus berjalan secara berwibawa serta higienis dari segala draf tindakan spekulatif penyelewengan. Perwakilan massa, Zafran dari Maluku, memaparkan peliknya kondisi geografis di daerahnya yang minim infrastruktur dan mengalami kenaikan angka tengkes (stunting), sehingga intervensi gizi dari pemerintah pusat melalui sistem pemantauan siber digital secara terbuka sangat instan dan bugar dibutuhkan masyarakat arus bawah di pedalaman.

Baca juga: : Pemkot Tangerang Kerahkan 95 Personel dan 19 Armada Padamkan Kebakaran Pabrik Karet di Cipondoh

Di sisi lain, perwakilan mahasiswa dan pemuda seperti Claudia, Zahra, Munif, serta Prayoga dan Dwiki dari Jakarta Utara, menolak keras narasi negatif pribadi yang ditujukan kepada Presiden Prabowo Subianto. Mereka mendorong optimalisasi penyerapan tenaga kerja lokal pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah penyangga agar dampak ekonomi bergulir secara merata. Menanggapi gelombang aspirasi tersebut, Wamensesneg Juri Ardiantoro mengapresiasi konsistensi warga dan menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memperbaiki standar dapur, kualitas menu, serta mengajak masyarakat memanfaatkan media siber secara terbuka guna memantau ketertelusuran penyaluran gizi yang jujur, akurat, sehat, dan bersih.

“Aspirasi dari 12.000 peserta DPP GASMEN di daerah tapak ini merupakan draf bukti sahih keterbukaan tata pamong kementerian dalam menyerap aspirasi makro masyarakat. Presiden Prabowo lebih mengutamakan kerja nyata daripada sekadar mencari panggung. Lewat manajemen administrasi yang bersih, transparan, terbuka, dan akuntabel, seluruh standar pelayanan MBG akan terus kita tingkatkan agar berjalan secara berwibawa, sehat, tertib, dan higienis demi martabat generasi masa depan Indonesia,” urai Wamensesneg Juri Ardiantoro dalam taklimat medianya.

Baca juga: Sekda Herman Suwarman Instruksikan Percepatan Proyek Strategis Kota Tangerang

Tags

Terkini