Senin, 24 Agustus 2026

per

Polda Banten Dorong Teknologi Jadi Penggerak Pelayanan Publik yang Cepat dan Transparan

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki menyampaikan pentingnya pemanfaatan teknologi untuk mendukung pelayanan publik yang cepat, transparan, dan responsif kepada masyarakat.

Serang, bantensatu.id- Polda Banten terus mendorong pemanfaatan teknologi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik agar semakin cepat, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki mengatakan perkembangan teknologi harus dimanfaatkan secara bijak dan produktif untuk mendukung pelaksanaan tugas kepolisian sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Mari kita jadikan teknologi sebagai kekuatan untuk menghadirkan pelayanan yang semakin cepat, transparan, dan responsif, sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat dan kemajuan bangsa,” kata Hengki di Serang, Senin.

Baca juga: Dispora Kota Tangerang Dorong Pemuda Kuasai AI, Siapkan Program Wirausaha Muda Jago AI

Pernyataan tersebut disampaikan dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) yang tahun ini mengusung tema “Teknologi Berdampak untuk Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”

Menurut Hengki, perkembangan teknologi bukan sekadar perubahan dalam penggunaan perangkat digital, tetapi menjadi peluang strategis untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian. Pemanfaatan teknologi juga dapat memperkuat komunikasi antara kepolisian dengan masyarakat sehingga pelayanan publik dapat diberikan secara lebih dekat dan inklusif.

Namun, transformasi digital tidak dapat berjalan hanya dengan mengandalkan perangkat dan sistem teknologi. Peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) menjadi bagian penting agar teknologi benar-benar mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Baca juga: Samsung Hadirkan Galaxy Z Fold8 Ultra, Fold8, dan Flip8, Perkuat Ekosistem Galaxy AI untuk Produktivitas hingga Kreativitas

Hengki menilai penguasaan teknologi dan kemampuan berinovasi menjadi salah satu modal penting bagi kepolisian maupun masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan global yang terus berkembang.

“Teknologi bukan sekadar tentang kecanggihan, tetapi bagaimana teknologi dapat memberikan manfaat dan menjawab kebutuhan masyarakat. Karena itu, mari kita gunakan teknologi secara cerdas, bertanggung jawab, dan berorientasi pada kepentingan bangsa,” ujarnya.

Ia juga mendorong seluruh personel Polda Banten bersama masyarakat untuk membangun budaya inovasi sekaligus meningkatkan literasi digital. Langkah tersebut diperlukan agar perkembangan teknologi tidak berhenti pada kemampuan menggunakan perangkat, tetapi diarahkan untuk menghasilkan aktivitas yang produktif dan memberikan nilai tambah bagi kehidupan masyarakat.

Dalam konteks pelayanan kepolisian, pemanfaatan teknologi diharapkan mampu memangkas berbagai hambatan pelayanan, memperkuat keterbukaan informasi, serta meningkatkan kecepatan respons terhadap kebutuhan masyarakat.

Kolaborasi antara institusi kepolisian dan masyarakat juga dinilai menjadi faktor penting dalam membangun ekosistem digital yang sehat. Teknologi akan memiliki makna ketika digunakan untuk memperkuat hubungan antara negara dan warga, bukan sekadar menjadi simbol kemajuan.

“Dengan semangat kebangkitan teknologi, kita wujudkan Indonesia yang semakin maju, mandiri, dan berdaya saing, menuju Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur,” kata Hengki.

Pada akhirnya, kemajuan teknologi tidak ditentukan oleh seberapa canggih sistem yang dibangun, melainkan oleh seberapa jauh teknologi mampu mengubah pelayanan menjadi lebih manusiawi. Sebab, teknologi yang kehilangan orientasi pada manusia hanya akan menjadi mesin yang bekerja tanpa makna. Tetapi ketika inovasi ditempatkan untuk memperpendek jarak antara kebutuhan masyarakat dan pelayanan negara, di situlah teknologi menemukan alasan keberadaannya.

Reporter: VA Editor: Faisal

Tags

Terkini