Jumat, 19 Juni 2026

per

Pemkot Tangerang Terbitkan SE Imbauan ASN Pria Ambil Rapor Anak ke Sekolah

bantensatu.id-Langkah progresif dan sarat nilai humanis diluncurkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang guna memperkuat ketahanan keluarga di wilayahnya. Menyadari bahwa momen pembagian rapor akhir semester bukan sekadar urusan angka akademik, Pemkot Tangerang secara resmi menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 12826 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Gerakan Ayah Mengambil Rapor ke Sekolah. Kebijakan ini dirancang secara inklusif sebagai draf intervensi psikologis untuk meningkatkan motivasi, rasa aman, serta rasa percaya diri anak dari hulu hingga ke hilir.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Tangerang, Mulyani, menjelaskan bahwa melalui SE teranyar tersebut, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) pria di lingkungan Pemkot Tangerang yang memiliki anak di jenjang PAUD, SMP, hingga SMA/SMK diimbau keras untuk hadir secara langsung di sekolah. Langkah taktis ini merupakan tindak lanjut konkret atas arahan Surat Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga / BKKBN Perwakilan Provinsi Banten guna mengikis fenomena fatherless atau kurangnya keterlibatan figur bapak dalam pola asuh anak di tingkat daerah tapak.

Guna memastikan draf instruksi ini berjalan optimal dan tidak membentur kendala birokrasi, Wali Kota Tangerang telah memberikan komitmen penuh berupa pemberian dispensasi atau penyesuaian waktu pelaksanaan tugas kedinasan bagi ASN pria yang terjadwal mengambil rapor anaknya. Manajemen pelonggaran waktu ini dipastikan berjalan secara transparan dan akuntabel, tanpa mengorbankan mutu pelayanan publik di wilayah penyangga. Kehadiran figur ayah diharapkan memicu interaksi bugar dan komunikasi dua arah yang terbuka dengan pihak pendidik terkait perkembangan karakter murid.

Baca juga: Pemkot PUPR Gencarkan Pengaspalan Hotmix di Sejumlah Ruas

Melalui gerakan kepeloporan ini, jajaran ASN pria dituntut mampu menjadi teladan bugar yang memutus stigma lama di tengah masyarakat arus bawah bahwa peran pria murni sebatas pencari nafkah finansial. Keterlibatan aktif bapak dalam ekosistem pendidikan anak terbukti secara ilmiah mampu membentuk fondasi mentalitas yang higienis dari risiko deviasi sosial. Dengan tata kelola pengasuhan yang berimbang antara ayah dan ibu, struktur ketahanan domestik akan semakin berwibawa dalam mencetak generasi penerus yang tangguh.

“Gerakan Ayah Mengambil Rapor ke Sekolah ini didesain agar tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan menjelma jadi budaya positif yang melekat dalam keluarga. Kehadiran bapak secara instan memberikan dukungan emosional yang luar biasa bagi psikologis anak. Lewat manajemen kebijakan yang bersih dan mendukung keseimbangan kehidupan kerja (work-life balance), kita hadir membidani lahirnya draf generasi Kota Tangerang yang sehat, cerdas, berkarakter, dan siap berdaya saing global,” urai Mulyani dalam taklimat medianya.

Baca juga: Menkes Tegaskan Filantropi Kesehatan Wajib Transparan dan Terukur

Tags

Terkini