Kamis, 17 September 2026

per

Pemkot Tangerang dan Perumda Tirta Benteng Siapkan Mitigasi Pasokan Air

bantensatu.id-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang bergerak taktis mengambil langkah mitigasi dini guna mengantisipasi ancaman krisis air bersih akibat penurunan debit air Sungai Cisadane sebagai dampak musim kemarau. Langkah percepatan ini dirumuskan secara komprehensif guna memastikan ketersediaan pasokan serta menjamin standar mutu kualitas air baku yang didistribusikan kepada seluruh pelanggan dan masyarakat Kota Tangerang tetap aman dikonsumsi.

Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, menjelaskan bahwa fenomena kemarau beberapa waktu terakhir telah memicu penurunan debit air sungai secara signifikan, yang berpotensi memengaruhi parameter fisik dan kimia air baku pada titik pengambilan (intake).

“Langkah percepatan telah kita siapkan untuk merespons penurunan debit air Sungai Cisadane. Meskipun secara kuantitas cadangan air bersih di Kota Tangerang saat ini masih mencukupi, aspek kualitas air baku yang mengalami perubahan kondisi harus mendapatkan perhatian dan penanganan ekstra ekstra-ketat,” tegas Sachrudin usai memimpin Rapat Evaluasi Kewilayahan di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin (7/9/2026).

Baca juga: Zhoumi Super Junior-M Resmi Ditunjuk sebagai CEO Usaha Patungan SM Entertainment dan Tencent Music di Beijing

Merespons kondisi teknis di lapangan, Direktur Utama Perumda Tirta Benteng, Doddy Effendy, memaparkan dua strategi teknis utama yang dioptimalkan untuk menjaga keberlanjutan pasokan air bersih daerah.

Pertama, Perumda Tirta Benteng melakukan pengerukan dan pendalaman titik pengambilan air (intake) dengan menyiagakan alat pompa sedot tambahan guna memaksimalkan serapan debit air. Kedua, BUMD tersebut mengondisikan penyesuaian formulasi bahan kimia pada proses pengolahan (water treatment process) sebagai bagian dari mitigasi risiko untuk menetralisir tingkat kekeruhan dan polutan air baku yang meningkat selama kemarau.

Guna menjaga ketahanan sumber daya air daerah, Pemkot Tangerang mengimbau seluruh elemen masyarakat dan pelaku usaha untuk membudayakan perilaku hemat air serta bijak menggunakan pasokan air bersih selama musim kemarau berlangsung. Melalui respons cepat dan penyesuaian teknologi pengolahan terintegrasi ini, Kota Tangerang memastikan kualitas dan kontinuitas pelayanan air minum bagi warga tetap berjalan secara andal, transparan, dan akuntabel.

Baca juga: Riset Psikologi Ungkap Rahasia Lagu Legendaris Satukan Berbagai Latar Belakang Lewat Pesona Emosi Positif

Tags

Terkini