Kamis, 17 September 2026

per

Pemkot Tangerang Gelar Edukasi Pasar Modal bagi ASN

bantensatu.id-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang bergerak taktis membentengi Aparatur Sipil Negara (ASN) dari ancaman penipuan investasi ilegal (bodong) dan jeratan finansial non-prosedural. Melalui Bagian Perekonomian, Pemkot Tangerang menggelar pelatihan dan edukasi keuangan strategis bertajuk “ASN Cerdas Investasi” yang difokuskan pada pengenalan instrumen pasar modal resmi di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Rabu (9/9/2026).

Langkah intervensi hulu ini dirancang untuk membangun kultur tata kelola keuangan keluarga ASN yang sehat, akuntabel, dan rasional di tengah pesatnya dinamika produk jasa keuangan digital.

Asisten Daerah (Asda) Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Tangerang, Ruta Ireng Wicaksono, menegaskan bahwa kepastian pendapatan bulanan ASN yang relatif stabil tidak menjadi jaminan otomatis bagi ketahanan finansial pribadi jika tidak diimbangi dengan pemahaman manajemen risiko yang memadai. Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) terkini, indeks literasi keuangan masyarakat Indonesia baru menyentuh angka 69,57 persen, yang menandakan pentingnya eskalasi edukasi secara masif.

Baca juga: BPBD Kota Tangerang Imbau Pakai Masker Tanpa Panic Buying

“Edukasi ini merupakan langkah preventif taktis agar para pegawai tidak terjebak dalam perangkap aktivitas investasi bodong atau pinjaman ilegal yang merugikan secara ekonomi dan psikologis. Kami menggandeng Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Banten, Bursa Efek Indonesia (BEI) Banten, dan PT Sucor Sekuritas untuk membekali ASN pemahaman mendalam mengenai portofolio investasi yang legal dan terdaftar, seperti saham, reksadana, hingga obligasi negara,” ujar Ruta Ireng.

Ruta menggarisbawahi bahwa perencanaan keuangan yang ideal wajib memprioritaskan pemenuhan kebutuhan pokok, pengalokasian dana darurat (emergency fund), baru kemudian menempatkan sisa penghasilan pada instrumen investasi berbasis profil risiko masing-masing.

Melalui kemitraan strategis dengan regulator dan pelaku industri jasa keuangan ini, Pemkot Tangerang berharap para ASN yang terliterasi dengan baik dapat bertindak sebagai agen edukasi (multiplier effect) di lingkungan keluarga, unit kerja, serta masyarakat luas. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem keuangan daerah yang inklusif, sehat, dan berkepastian hukum.

Baca juga: Pemkot Tangerang dan Perumda Tirta Benteng Siapkan Mitigasi Pasokan Air

Tags

Terkini