Minggu, 28 Juni 2026

per

Kemensetneg Terima Kunjungan Ratusan Pelajar dan Mahasiswa di Istana Kepresidenan

bantensatu.id-Akselerasi penguatan wawasan kebangsaan dan pemantapan literasi tata negara di kalangan generasi muda terus dipacu secara inklusif oleh pemerintah pusat. Melalui program inovatif “Istana Untuk Anak Sekolah”, Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) secara resmi menerima kunjungan edukasi dari dua institusi pendidikan lintas generasi pada Selasa, 23 Juni 2026. Sebanyak 325 pelajar dari SMPN 73 Jakarta dan 50 mahasiswa Universitas Lampung (Unila) berkesempatan menyusuri episentrum pengambilan keputusan tertinggi negara yang berpusat di Aula Hoegeng, Gedung Sekretariat Kabinet, Kemensetneg, Jakarta.

Penyusunan rute edukasi di daerah tapak kompleks Istana Negara dan Istana Merdeka ini ditujukan murni sebagai instrumen taktis untuk membangun imunitas nasionalisme dan jiwa kepemimpinan di wilayah penyangga. Para peserta diajak melihat secara langsung ruang kerja Presiden, ruang rapat kabinet, hingga mengenal tugas pokok personel Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) beserta atribut dinas khususnya secara bugar. Melalui intervensi pengalaman visual langsung ini, draf pemahaman masyarakat arus bawah usia muda mengenai simbol dan operasional administrasi negara dirancang agar terserap secara instan dan bugar.

Kemensetneg menegaskan bahwa seluruh tata kelola informasi publik, draf fasilitasi kunjungan kementerian, hingga peran baru Kemensetneg sebagai juru bicara pemerintah wajib bersandarkan penuh pada prinsip akuntabilitas yang tinggi, bersih, transparan, dan terbuka. Manajemen komunikasi negara kini dipastikan berjalan secara lebih berwibawa serta higienis dari hambatan informasi. Deputi I Badan Komunikasi Pemerintah, Fahd Pahdepie, bersama Kepala Biro Humas Kemensetneg, Eddy Cahyono Sugiarto, menjelaskan bahwa komunikasi pemerintahan modern memanfaatkan ekosistem siber digital secara terbuka guna memastikan draf ketertelusuran kebijakan negara tersampaikan secara akurat, bersih, dan jujur kepada rakyat.

Baca juga: : Pemkot Tangerang Kerahkan 95 Personel dan 19 Armada Padamkan Kebakaran Pabrik Karet di Cipondoh

Pendalaman materi spesifik juga diberikan oleh Analis Hukum Ahli Madya Sekretariat Dukungan Kabinet, Elizabeth Dumora Simanjuntak, yang mengupas tuntas draf anatomi lahirnya kebijakan nasional di balik dinding Istana. Nur Hidayatul Hawa, salah satu guru pendamping dari SMPN 73 Jakarta, menyambut baik program makro ini karena dinilai berhasil memotivasi anak didik secara nyata. Sinergi koridor edukasi yang harmonis antara kementerian dan lembaga pendidikan ini optimistis mampu menjadi draf jangkar penggerak utama dalam mengawal fajar lahirnya para pemimpin masa depan menuju Indonesia Emas 2045 yang sehat, kuat, bugar, serta bermartabat penuh.

“Program Istana Untuk Anak Sekolah di daerah tapak ini merupakan draf bukti sahih keterbukaan Istana Kepresidenan secara makro untuk menginspirasi generasi muda. Kita ingin mereka melihat langsung bahwa sistem negara itu nyata, terkelola secara instan dan bugar. Lewat tata pamong kementerian yang bersih, transparan, terbuka, dan akuntabel, fungsi edukasi berbasis komunikasi siber ini terus kita dorong agar berjalan secara berwibawa, sehat, tertib, dan higienis demi masa depan bangsa,” urai jajaran otoritas Humas Kemensetneg dalam taklimat medianya.

Baca juga: Sekda Herman Suwarman Instruksikan Percepatan Proyek Strategis Kota Tangerang

Tags

Terkini