Rabu, 13 Mei 2026

per

Kunjungi Kampung Nelayan Gorontalo, Presiden Prabowo Pastikan Makan Bergizi Gratis Sasar Sekolah yang Membutuhkan

Presiden Prabowo Subianto berdialog dengan nelayan di Gorontalo mengenai distribusi program Makan Bergizi Gratis.
Presiden Prabowo Subianto saat meninjau Kampung Nelayan Merah Putih di Gorontalo, menegaskan komitmen pemerataan program gizi nasional.
GORONTALO —Bantensatu News, Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan filosofi di balik program unggulan Makan Bergizi Gratis (MBG) saat melakukan kunjungan kerja di Sulawesi Utara. Dalam dialog yang hangat bersama warga pesisir, Kepala Negara menggarisbawahi bahwa program ini dirancang sebagai instrumen pemerataan gizi, sehingga penyalurannya akan difokuskan pada sekolah-sekolah yang benar-benar membutuhkan, tanpa memaksakan keikutsertaan keluarga mampu. 
INTISARI BERITA
  • Momentum: Peninjauan Kampung Nelayan Merah Putih Leato Selatan, Gorontalo, Sabtu (9/5/2026).
  • Kebijakan Inklusif: MBG ditargetkan menjangkau seluruh sekolah yang merasa perlu pada tahun ini.
  • Prinsip Selektif: Presiden menyebut anak-anak dari keluarga kaya tidak diwajibkan menerima program guna efektivitas sasaran.

Visi SDM: Program ini merupakan fondasi untuk mencetak generasi Indonesia yang kuat, pintar, dan bersemangat.

Prinsip keadilan sosial menjadi inti pembicaraan saat Prabowo bertanya langsung kepada para nelayan mengenai implementasi MBG di lapangan. Menanggapi adanya sekolah yang belum tersentuh, Presiden berjanji akan segera melakukan pendataan menyeluruh. “Kita segera pokoknya tahun ini semua sekolah yang merasa perlu akan kita berikan MBG semuanya,” tegasnya, memastikan bahwa hambatan administratif tidak boleh menghalangi hak gizi anak bangsa. 
Namun, Prabowo juga memberikan catatan penting mengenai efisiensi program. Ia secara terbuka menyatakan bahwa anak-anak dari kalangan ekonomi atas memiliki opsi untuk tidak terlibat. “Yang tidak perlu enggak apa-apa. Kalau anak-anak orang kaya enggak perlu, enggak apa-apa, benar, enggak dipaksa,” ucapnya. Langkah ini dipandang sebagai strategi agar sumber daya negara dapat terdistribusi secara maksimal kepada mereka yang paling rentan. 
Membangun Fondasi Intelektual dan Fisik
Bagi Presiden, Makan Bergizi Gratis bukan sekadar urusan pemenuhan pangan, melainkan investasi jangka panjang terhadap ketahanan nasional. Melalui asupan nutrisi yang terjamin, pemerintah berambisi menciptakan ekosistem belajar yang kondusif. “Kita ingin anak-anak kita kuat, semangat, pintar, dan rajin belajar,” imbuhnya di hadapan warga Leato Selatan.
Kunjungan ini mempertegas posisi pemerintah bahwa tahun 2026 menjadi tahun akselerasi bagi program MBG. Dengan menyentuh langsung simpul-simpul masyarakat seperti kampung nelayan, Presiden ingin memastikan bahwa janji kampanye bertransformasi menjadi aksi nyata yang berdampak langsung pada kualitas hidup generasi penerus Indonesia.
Pewarta: Bagus Sofyan | Editor: Faisal

Tags

Terkini