Jumat, 19 Juni 2026

per

Wali Kota Sachrudin Tegaskan Pemkot Tangerang Dukung Penuh Sensus Ekonomi 2026

bantensatu.id-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memastikan komitmen dan dukungan total terhadap kesuksesan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 yang diinisiasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Sikap proaktif tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, saat menerima kunjungan perdana dari petugas Sensus Ekonomi 2026 BPS Kota Tangerang di kediaman resminya pada Senin (15/6/2026).

Pertemuan perdana ini sekaligus menjadi draf penanda resmi dimulainya pendataan lapangan Sensus Ekonomi 2026 secara serentak di seluruh wilayah Kota Tangerang. Agenda strategis nasional yang digelar setiap sepuluh tahun sekali ini dijadwalkan akan berlangsung intensif hingga 31 Agustus 2026 mendatang. Pemkot Tangerang menginstruksikan seluruh jajaran birokrasi, mulai dari tingkat kecamatan, kelurahan, hingga pengurus RT dan RW di wilayah penyangga untuk mengawal dan menyukseskan jalannya pendataan secara inklusif.

Wali Kota Sachrudin menegaskan bahwa keakuratan draf data hasil Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi pijakan penting bagi pemerintah daerah dalam memetakan profil perekonomian kota, perkembangan dunia usaha non-pertanian, serta potensi investasi baru. Basis data yang valid dan komprehensif ini dinilai krusial untuk melahirkan regulasi pelayanan publik yang tepat sasaran—terutama dalam memacu penetrasi pasar UMKM lokal, memperluas lapangan kerja baru, serta memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat arus bawah di tingkat daerah tapak.

Baca juga: Pemkot PUPR Gencarkan Pengaspalan Hotmix di Sejumlah Ruas

Guna memastikan kualitas pendataan berjalan bugar dan optimal, wali kota mengimbau seluruh pelaku usaha mikro, kecil, menengah, hingga korporasi besar untuk kooperatif dalam memberikan data yang jujur dan terbuka. Manajemen pengumpulan data ini dipastikan berjalan secara transparan dan akuntabel. Pihak BPS menegaskan bahwa kegiatan ini murni ditujukan untuk kepentingan draf perencanaan pembangunan nasional, serta dijamin higienis dari kepentingan perpajakan maupun penagihan dalam bentuk apa pun.

“Sensus Ekonomi ini adalah agenda strategis nasional yang sangat penting sebagai dasar menyusun kebijakan pembangunan yang berwibawa. Kami berharap masyarakat menerima kehadiran petugas BPS dengan baik dan memberikan informasi secara jujur. Petugas lapangan telah dibekali draf identitas resmi, rompi khusus, dan surat tugas yang bersih. Semakin valid data yang kita himpun, semakin kuat modal kita untuk meningkatkan daya saing daerah demi kesejahteraan warga Kota Tangerang,” urai H. Sachrudin dalam taklimat medianya.

 

Baca juga: Menkes Tegaskan Filantropi Kesehatan Wajib Transparan dan Terukur

Tags

Terkini