Jumat, 15 Mei 2026

per

Berpulangnya Anggota BPK Haerul Saleh dalam Kobaran Api di Ruang Kerja

Evakuasi jenazah anggota BPK Haerul Saleh dari lokasi kebakaran di rumah pribadinya.
Petugas pemadam kebakaran dan kepolisian saat melakukan olah TKP di rumah dinas/pribadi Anggota BPK Haerul Saleh di Tanjung Barat.
JAKARTA –  Bantensatu News, Kabar duka menyelimuti lembaga tinggi negara. Anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Haerul Saleh, dinyatakan meninggal dunia setelah terjebak dalam musibah kebakaran yang melanda kediamannya di kawasan Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Jumat pagi (8/5/2026). Peristiwa ini meninggalkan kesedihan mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi dunia pengawasan keuangan negara.
Kepulan asap hitam pertama kali terlihat oleh warga sekitar pada pukul 07.53 WIB, menyembul dari bagian atap rumah megah tersebut. Kasi Humas Polres Jakarta Selatan, AKP Joko Adi, mengonfirmasi bahwa titik api berasal dari lantai 4, yang merupakan area ruang kerja pribadi korban. Naas, saat api menjalar, Haerul Saleh tengah berada di ruangan tersebut dan tidak sempat menyelamatkan diri.
Berdasarkan investigasi awal dari pihak Gulkarmat Jakarta Selatan, dugaan sementara penyebab api dipicu oleh bahan kimiawi yang mudah terbakar. “Diduga api berasal dari sisa-sisa tiner bekas renovasi rumah,” ungkap Kasudin Gulkarmat Jaksel, Asril Rizal. Material tersebut diduga memicu akselerasi api yang cepat di ruang tertutup.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban sempat dilarikan ke RS Pasar Minggu sebelum akhirnya disemayamkan di rumah duka kawasan Pondok Pinang. Suasana haru pecah saat prosesi pelepasan jenazah. Istri almarhum, Anita Hardiana, tampak sangat terpukul dan harus dipapah saat mengantar sang suami ke dalam ambulans.
Sebagai bentuk penghormatan terakhir dan sesuai wasiat keluarga, jenazah almarhum diterbangkan menuju kampung halamannya di Kolaka, Sulawesi Tenggara, untuk dimakamkan. Kepergian Haerul Saleh yang mendadak ini menjadi kehilangan besar bagi BPK RI, mengingat peran strategisnya dalam mengawal transparansi keuangan negara.
POIN-POIN PENTING BERITA
    • Waktu & Lokasi: Jumat, 8 Mei 2026, pukul 07.53 WIB di Tanjung Barat, Jagakarsa, Jaksel.
    • Titik Api: Lantai 4 rumah korban yang berfungsi sebagai ruang kerja pribadi.
    • Penyebab: Diduga akibat sisa bahan kimia (tiner) dari sisa renovasi bangunan.
    • Korban: Anggota IV BPK RI, Haerul Saleh (meninggal dunia di lokasi).
    • Tindak Lanjut: Jenazah dipulangkan ke Kolaka, Sulawesi Tenggara, setelah disemayamkan di Pondok Pinang.

Tragedi ini menjadi pengingat akan pentingnya keamanan domestik, terutama saat proses renovasi rumah yang melibatkan bahan kimia berbahaya. Indonesia kehilangan salah satu putra terbaiknya di bidang audit keuangan yang dikenal berdedikasi tinggi.
Pewarta: Bagus Sofyan | Editor: Faisal

Baca juga: Adu Kekuatan AS-Iran dan Rapuhnya Narasi Perdamaian Global

Tags

Terkini