bantensatu.id-Menandai kiprah perjalanan 11 tahun dalam melayani segmen pebisnis dan wisatawan domestik maupun mancanegara di kawasan strategis Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Swiss-Belhotel Airport Jakarta secara resmi mengumumkan rencana pengembangan bisnis skala besar. Komitmen investasi ini diwujudkan melalui peremajaan fasilitas secara menyeluruh guna memperkuat daya saing dan standar kenyamanan akomodasi di pintu gerbang utama Indonesia.
General Manager Swiss-Belhotel Airport Jakarta, Paulus Karim, menyampaikan bahwa langkah ekspansi ini mencakup renovasi total pada area lobi, koridor, hingga kamar tamu. Selain itu, guna menangkap peluang pertumbuhan pasar Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE), manajemen melengkapi fasilitas bisnis dengan ruang pertemuan (meeting room) baru berkapasitas 200 hingga 300 orang di lantai dasar, disertai penambahan lebih dari 20 kamar baru.
“Selaras dengan percepatan pertumbuhan sektor pariwisata dan konektivitas udara di Kota Tangerang, kami juga melakukan transformasi pada lini properti kami. Zest Airport Jakarta secara resmi dinaikkan peringkatnya menjadi hotel bintang tiga dan berganti nama (rebranding) menjadi Swiss-Belinn melalui pemutakhiran total area interior dan fasilitas publiknya,” papar Paulus Karim.
Baca juga: BPBD Kota Tangerang Imbau Pakai Masker Tanpa Panic Buying
Dari sudut pandang pemasaran dan pelayanan pelanggan, Director of Sales and Marketing Swiss-Belhotel Airport Jakarta, Nova Nirwana, memaparkan bahwa fleksibilitas dan keterjangkauan (affordability) tetap menjadi pilar utama daya tarik properti.
“Dalam momen memperingati satu dekade lebih keberadaan kami, hotel menghadirkan program promosi kuliner adaptif seperti Festival Mooncake, sajian sambal bakar, hingga paket shabu-shabu grup yang kompetitif. Untuk menunjang mobilitas dan efisiensi waktu para pengguna jasa penerbangan, kami memberikan nilai tambah berupa penyediaan fasilitas pengantar-jemput gratis ke bandara (free airport shuttle) yang beroperasi penuh 24 jam nonstop,” jelas Nova.
Transformasi dan peningkatan kapasitas infrastruktur akomodasi oleh pelaku industri swasta ini diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi penyerapan tenaga kerja lokal, meningkatkan retensi kunjungan wisatawan di Kota Tangerang, serta mempertebal ekosistem pariwisata daerah yang berdaya saing global.
Baca juga: Pemkot Tangerang dan Perumda Tirta Benteng Siapkan Mitigasi Pasokan Air




