Rabu, 15 Juli 2026

per

Targetkan Posisi Lima Besar Nasional

bantensatu.id-Akselerasi pemantapan syiar Islam dan penguatan instrumen pembinaan generasi Qurani di tingkat tapak terus dikawal secara intensif melalui ajang kompetisi keagamaan tahunan. Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXIII Tingkat Provinsi Banten Tahun 2026 secara resmi dibuka di Lapangan Masjid Raya Al Bantani, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang. Langkah makro penjaringan kafilah terbaik yang diikuti 477 peserta dari delapan kabupaten/kota ini ditempuh murni sebagai draf kompas arah taktis jajaran pemerintah guna menghadirkan ekosistem pembinaan keagamaan yang instan, aman, andal, berkomitmen tinggi, berkelanjutan, dan bugar bagi generasi muda dari hulu hingga ke hilir.

Penyusunan basis kompetisi yang solutif di daerah tapak KP3B ini ditujukan murni sebagai draf langkah taktis institusi pengembangan tilawatil Qur’an untuk memotong keterbatasan bibit unggul qari dan qariah secara tegap. Selama lima hari penyelenggaraan, para peserta berkompetisi dalam 10 cabang musabaqah di 14 venue berbeda dengan penilaian oleh 144 dewan hakim yang kredibel. Ketua Umum LPTQ Banten, Deden Apriandhi Hartawan, menegaskan bahwa para juara nantinya tidak hanya akan dilepas, melainkan akan menjalani pemusatan latihan intensif guna mempersiapkan diri menuju MTQ Nasional di Semarang, September mendatang, dengan target menembus peringkat lima besar nasional.

Pemprov Banten bersama jajaran kementerian/lembaga teknis bidang keagamaan menegaskan bahwa seluruh tata kelola skoring nilai, draf penyusunan draf berkas komitmen dewan juri di daerah, hingga validasi akurasi hasil perlombaan wajib bersandarkan penuh pada prinsip akuntabilitas yang tinggi, bersih, transparan, dan terbuka. Manajemen penyelenggaraan ajang religius makro ini dipastikan harus dikelola secara berwibawa serta higienis dari segala draf muatan kelalaian data di dunia siber, keberpihakan subjektif hakim, dan draf tindakan sportivitas yang tidak jujur. Setiap draf capaian nilai peserta dibuka secara terbuka guna mengunci draf ketertelusuran draf draf capaian prestasi agar terekam secara akurat dan bersih.

Baca juga: Disbudpar Kota Tangerang Fasilitasi Sertifikasi BNSP Gratis untuk Fotografer Junior

Sinergi koridor syiar yang harmonis antara jajaran Pemprov, komando LPTQ makro, elemen tokoh agama tapak, dan masyarakat Banten ini optimistis mampu mewujudkan generasi yang Qurani secara sehat. Keberhasilan mematangkan fondasi hulu pembinaan tilawatil Qur’an ini diproyeksikan menjadi draf jangkar penggerak utama dalam mengawal fajar kemakmuran spu tingkat kesalehan sosial yang sehat, kuat, bugar, jujur, serta bermartabat penuh di masa depan. Melalui bimbingan tata pamong wilayah yang bersih, pengawasan kepatuhan standardisasi kenyamanan venue siap dikawal ketat demi menjamin ketertiban tata ruang sosial secara tertib dan asri.

“MTQ ini bukan sekadar perlombaan, melainkan proses pembinaan untuk melahirkan generasi Qurani yang berprestasi. Kami akan melakukan pembekalan berkelanjutan bagi para pemenang agar Banten mampu menembus lima besar nasional. Lewat koordinasi tata pamong keagamaan yang bersih, transparan, terbuka, dan akuntabel, seluruh draf instrumen pelatihan dan integrasi data berbasis platform siber ekosistem LPTQ ini akan terus kita kawal ketat agar berjalan secara berwibawa, sehat, tertib, dan higienis,” urai Ketua Umum LPTQ Banten Deden Apriandhi Hartawan dalam taklimat medianya, Senin (6/7/2026).

Baca juga: Siap Tampil di Istana Merdeka

Tags

Terkini