Kabupaten Serang,bantensatu.id-Upaya memperluas akses air bersih di Kabupaten Serang mendapat dukungan internasional. Perumda Tirta Albantani menerima hibah berupa Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Mobile dari Pemerintah Kota Gyeongju, Korea Selatan, sebagai bagian dari kerja sama pengembangan infrastruktur air minum yang berkelanjutan.
Fasilitas SPAM Mobile tersebut diprioritaskan untuk melayani kawasan pesisir utara Kabupaten Serang yang hingga kini belum sepenuhnya terjangkau jaringan perpipaan air bersih, khususnya di wilayah Kecamatan Pontang, Tirtayasa, dan Tanara (Pontirta).
Direktur Utama Perumda Tirta Albantani, Eli Mulyadi, menjelaskan bahwa SPAM Mobile dirancang untuk mengolah air baku yang berasal dari sungai kecil maupun rawa payau menjadi air bersih yang layak digunakan masyarakat.
“Bantuan hibah SPAM Mobile ini dirancang untuk menyedot air baku dari sungai kecil atau rawa payau, kemudian masuk ke instalasi untuk diolah menjadi air bersih sebelum disalurkan ke masyarakat,” ujar Eli Mulyadi, Senin (4/8/2026).
Menurut Eli, satu unit SPAM Mobile diproyeksikan mampu melayani hingga 1.000 Sambungan Rumah (SR). Perumda Tirta Albantani juga telah memetakan sekitar 10 titik sumber air baku di kawasan Pontirta sebagai lokasi operasional yang potensial.
Ke depan, pemerintah menargetkan penyediaan 10 unit SPAM Mobile guna memperluas cakupan pelayanan air bersih bagi masyarakat di wilayah pesisir.
Baca juga: Pemkot Tangerang Percepat Penanganan Aduan Jalan Rusak, Keselamatan Pengguna Jadi Prioritas
Terkait mekanisme distribusi dan tarif layanan, Eli menyebut pembahasannya masih dilakukan bersama Pemerintah Kabupaten Serang. Beberapa skema yang tengah dikaji meliputi layanan gratis, pemberian subsidi kepada masyarakat, hingga kolaborasi dengan pemerintah desa melalui pemanfaatan dana desa untuk mendukung biaya operasional seperti bahan bakar dan listrik.
Selain penyerahan hibah, kunjungan delegasi Korea Selatan juga menghasilkan kesepakatan awal mengenai investasi pembangunan SPAM permanen di Kecamatan Ciruas dan Kragilan melalui skema Business to Business (B2B).
Kerja sama tersebut merupakan tindak lanjut dari proposal Sustainable Development Goals (SDGs) yang diajukan Pemerintah Kabupaten Serang kepada Pemerintah Korea Selatan sejak Desember 2022.
Kepala Divisi Pengolahan Air Limbah Pemerintah Kota Gyeongju, Mr. Ryu Si Chul, menilai kunjungan tersebut menjadi fondasi penting bagi kemitraan jangka panjang dalam pengembangan sistem penyediaan air minum di Kabupaten Serang.
“Kami meyakini kunjungan ini bukan sekadar kegiatan teknis, melainkan awal kemitraan jangka panjang untuk membangun sistem air minum yang berkelanjutan di Kabupaten Serang,” katanya.
Sementara itu, perwakilan Korea Environment Cooperation Center (KECC), Mr. Lee Sang Hoon, mengatakan pihaknya memahami tantangan yang dihadapi Kabupaten Serang terkait krisis air bersih dan kekeringan.
“Kami ingin membantu di bagian itu, dan karena di sini juga banyak teknisi, kami ingin bekerja sama agar dapat berkembang bersama,” ujarnya.
Hibah SPAM Mobile menjadi langkah nyata dalam memperkuat akses masyarakat terhadap air bersih, terutama di wilayah yang selama ini masih menghadapi keterbatasan infrastruktur. Di sisi lain, kolaborasi antara pemerintah daerah dan mitra internasional membuka peluang percepatan pembangunan layanan dasar yang lebih merata dan berkelanjutan.
Air bersih bukan sekadar kebutuhan sehari-hari, melainkan fondasi kehidupan yang menentukan kualitas kesehatan, pendidikan, hingga pertumbuhan ekonomi masyarakat. Ketika kerja sama lintas negara mampu menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan dasar warga, maka pembangunan tidak lagi berhenti pada seremonial, melainkan benar-benar mengalir menjadi manfaat yang dirasakan hingga ke rumah-rumah penduduk.
Reporter: VA Editor: Faisal




