Selasa, 04 Agustus 2026

per

Rekonstruksi Jalan Ceplak–Kronjo Dimulai, Bupati Tangerang Targetkan Konektivitas dan Ekonomi Warga Meningkat

Bupati Tangerang Maesyal Rasyid memimpin peletakan batu pertama proyek rekonstruksi Jalan Ceplak–Kronjo sepanjang lebih dari 11 kilometer yang ditargetkan rampung dalam 150 hari kalender guna meningkatkan konektivitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Kabupaten Tangerang,bantensatu.id-Pemerintah Kabupaten Tangerang resmi memulai rekonstruksi Jalan Ceplak–Kronjo melalui peletakan batu pertama yang dipimpin langsung Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid, Senin (3/8/2026). Proyek strategis sepanjang lebih dari 11 kilometer itu menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Jalan yang membentang dari Pasar Ceplak hingga Tugu Kronjo tersebut dinilai memiliki peran penting sebagai jalur mobilitas masyarakat dan distribusi barang. Karena itu, pembangunan infrastruktur jalan kembali ditempatkan sebagai salah satu program prioritas tahunan Pemerintah Kabupaten Tangerang.

Bupati Tangerang Maesyal Rasyid menegaskan, pembangunan jalan tidak hanya berorientasi pada peningkatan kualitas infrastruktur, tetapi juga sebagai investasi jangka panjang untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Baca juga: Warga Protes Proyek Peternakan Rp1 Triliun di Legok, Pramono dan Andra Soni Janji Tinjau Rumah Retak

“Pembangunan jalan selalu menjadi program prioritas pemerintah daerah. Selain di ruas Ceplak–Kronjo, pekerjaan serupa juga tengah dilaksanakan di wilayah Pakuhaji, Sepatan, hingga Pasar Kemis sesuai kemampuan anggaran daerah,” ujar Maesyal Rasyid.

Ia menekankan pentingnya kualitas pekerjaan konstruksi. Seluruh pengawas proyek diminta mengawal proses pembangunan secara ketat agar pelaksanaan sesuai spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. Dengan demikian, jalan yang dibangun memiliki daya tahan optimal dan mampu memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Kontraktor pelaksana menargetkan penyelesaian proyek dalam waktu 150 hari kalender.

Baca juga: Maryono Instruksikan Dishub Tangerang Perkuat Petugas di Jalan, Kemacetan Jadi Sorotan

“Kami memohon maaf atas potensi kemacetan selama proses pengerjaan jalan ini,” kata Maesyal Rasyid.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah, menjelaskan bahwa penanganan dilakukan secara bertahap berdasarkan kondisi teknis masing-masing ruas.

Menurutnya, ruas Ceplak–Penjamuran memiliki panjang 9,27 kilometer, dengan penanganan sepanjang 5,19 kilometer pada tahun ini. Sedangkan ruas Penjamuran–Kronjo sepanjang 2,34 kilometer akan direkonstruksi sepanjang 0,93 kilometer.

Ia optimistis, setelah pekerjaan selesai, tingkat kemantapan jalan di kedua ruas tersebut akan meningkat hingga mendekati 100 persen. Kondisi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kelancaran arus transportasi, mempercepat distribusi logistik, serta memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah utara Kabupaten Tangerang.

Pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu instrumen penting dalam memperkuat daya saing daerah. Akses jalan yang baik bukan hanya memangkas waktu tempuh, tetapi juga membuka peluang investasi, memperlancar rantai pasok, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat.

Reporter: VA  Editor: Faisal

Tags

Terkini