Kota tangerang,bantensatu.id-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus memperkuat ekosistem ekonomi kreatif melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Salah satu upaya yang dilakukan adalah membuka pendaftaran Bimbingan Teknis (Bimtek) Strategi Pengembangan Produk dan Pelaku Usaha Ekonomi Kreatif yang berlangsung mulai 28 Juli hingga 6 Agustus 2026.
Program yang digagas Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang tersebut menjadi ruang pembelajaran bagi para pelaku usaha untuk meningkatkan kemampuan dalam mengembangkan produk sekaligus memperluas pemasaran melalui pemanfaatan teknologi digital.
Kepala Disbudpar Kota Tangerang, Boyke Urif Hermawan, mengatakan perkembangan industri kreatif menuntut pelaku usaha memiliki kemampuan lebih dari sekadar menghasilkan produk berkualitas. Menurutnya, kemampuan membangun konten kreatif dan strategi pemasaran digital kini menjadi faktor penting untuk meningkatkan daya saing di tengah perkembangan pasar.
Baca juga: PEMKOT TANGERANG TEMBUS JAJARAN ELITE NASIONAL, IPKD MEROKET 86,23 DENGAN PREDIKAT BAIK
“Kami akan memberikan bimbingan langsung melalui kesempatan ini berupa wawasan strategi pemasaran kreatif, pengembangan konten menarik, sampai marketing untuk memperluas pasar khususnya menjangkau pasar digital yang bisa menjadi media bagi produk ekonomi kreatif mengeruk keuntungan,” ujar Boyke, Rabu (29/7/2026).
Melalui bimbingan teknis tersebut, peserta akan memperoleh materi mengenai strategi pemasaran kreatif, teknik membangun konten digital yang menarik, hingga pemanfaatan media digital sebagai sarana promosi dan pengembangan usaha. Program ini diharapkan mampu membantu pelaku ekonomi kreatif memperluas jangkauan pasar sekaligus meningkatkan nilai tambah produk lokal.
Bimbingan teknis akan dilaksanakan pada Selasa, 11 Agustus 2026, bertempat di Gedung Seni Budaya Kota Tangerang. Seluruh proses pendaftaran dapat dilakukan secara gratis selama masa pendaftaran berlangsung.
Baca juga: Akselerasi Ekonomi Kota Tangerang Dimulai dari Pendataan Basis Data Sensus 2026
Boyke mengimbau para pelaku usaha agar segera memanfaatkan kesempatan tersebut mengingat jumlah peserta yang diterima terbatas.
“Jangan ketinggalan untuk mendaftarkan diri karena kesempatan mengikuti bimbingan teknis bersama praktisi profesional ini dibuka dengan kuota yang terbatas. Apalagi persyaratannya cukup mudah, hanya Kartu Tanda Penduduk (KTP) Kota Tangerang dan bukti memiliki produk usaha nyata di bidang subsektor ekonomi kreatif yang baru dirintis,” tambahnya.
Program ini terbuka bagi pelaku usaha ekonomi kreatif yang berdomisili di Kota Tangerang dan telah memiliki produk usaha pada salah satu subsektor ekonomi kreatif. Selain memperoleh materi dari praktisi profesional, peserta juga berkesempatan memperluas jejaring usaha dan meningkatkan kompetensi dalam menghadapi persaingan ekonomi digital.
Informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran dapat diperoleh melalui media sosial @tangerangkota, @disbudparkotatangerang, @ekrafkotatng, atau menghubungi layanan informasi di 0882-1477-0650.
Di era digital, produk yang baik belum tentu dikenal, tetapi produk yang mampu berkomunikasi akan lebih mudah menemukan pasarnya. Kreativitas bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan menjadi mata uang baru dalam persaingan ekonomi. Ketika pemerintah membuka ruang belajar dan pelaku usaha berani beradaptasi, maka yang tumbuh bukan hanya omzet, tetapi juga daya saing daerah di tengah ekonomi yang terus berubah.(NS)




